Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Soal Aksi Pengeroyokan, Rugikan Nama Sekolah, Seharusnya Menjadi Tanggung Jawab Orang Tua

Din Miftahudin • Kamis, 30 Mei 2024 | 17:00 WIB
Kepala Disdikbud Kota Magelang Imam Baihaqi.
Kepala Disdikbud Kota Magelang Imam Baihaqi.

RADAR PURWOREJO - Aksi pengeroyokan di Cawang, Bulurejo, Magelang yang melibatkan geng antargsiswa sebuah SMP di Kota Magelang dinilai merugikan sekolah.”Kenapa disebut-sebut nama sekolahnya. Padahal itu terjadi di luar jam sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Imam Baihaqi, Rabu (29/5).


Selain itu, kedua geng tersebut juga tidak mengenakan seragam atau identitas sekolah. Imam merasa, setiap kejadian pengeroyokan atau penganiayaan selalu dihubungkan dengan sekolah. Padahal kejadiannya di luar jam dan lingkungan sekolah.

Memang, dia tidak menampik, anak-anak yang masih mengenyam pendidikan menjadi tanggung jawab sekolah. Tapi, tidak seluruhnya dibebankan kepada sekolah. "Ketika orang tua dipanggil, ya biasa-biasa saja itu. Kayaknya justru yang harus bertanggungjawab sekolah," bebernya.

Imam mengatakan, dalam waktu dekat, seluruh kepala sekolah, perwakilan guru, dan orang tua akan dikumpulkan dalam satu forum oleh Polres Magelang Kota. Guna menekankan pentingnya pengawasan terhadap anak. Baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan masyarakat.

Sebetulnya, disdikbud bersama seluruh sekolah dan Polres Magelang Kota sudah melakukan deklarasi antikekerasan. Selain itu, sekolah kerap memberikan pemahaman dan teguran kepada siswanya. Agar tetap berkelakukan baik serta tidak melakukan tindak kejahatan."Saya sebenarnya kasihan juga dengan sekolahnya," paparnya.

Lantaran aksi tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Magelang sehingga penanganan hukum diproses oleh Polresta Magelang, Imam pun masih menunggu proses tersebut selesai. "Kami menunggu. Kecuali kalau diproses hukum, tapi mereka boleh sekolah," imbuhnya.

Imam juga menyayangkan aksi tersebut hingga menimbulkan korban. Namun, melihat waktu peristiwa itu terjadi, seharusnya menjadi tanggung jawab dari orang tua. Kalau anak keluar, orang tua juga harus tahu.”Kenapa dan ke mana mereka keluar," lontarnya. (aya/din)

Editor : Satria Pradika
#smp #Disdikbud Agam #Magelang #lingkungan sekolah sehat