RADAR PURWOREJO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang mengadakan studi komparasi di dua tempat. Yakni DPRD Kabupaten Badung pada Kamis (13/6) dan Radar Bali pada Jumat (14/6). Tidak hanya mengajak para pimpinan dan anggota dewan, tapi juga sejumlah awak media.
Di lokasi pertama, rombongan diterima oleh Kabag Risalah dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung Anak Agung Arnawa. Dia pun menyambut baik kedatangan mereka. Banyak hal yang dibicarakan, terutama soal pendapatan asli daerah (PAD) dari masing-masing wilayah.
Di Kabupaten Badung, kata Anak Agung, sumbangan PAD terbanyak berasal dari sektor pariwisata. Tidak dipungkiri, Kabupaten Badung memang menjadi tujuan destinasi. Baik lokal maupun mancanegara. "Sehingga itu menjadi salah satu sumber pemasukan bagi kami," bebernya.
Dengan banyaknya wisatawan, praktis dapat menggerakkan sektor ekonomi kreatif. Sehingga tidak hanya pemerintah saja yang mendapatkan manfaat dari kedatangan wisatawan, tapi juga masyarakat setempat untuk menawarkan barang maupun jasanya.
Anak Agung menambahkan, dalam perjalanannya, peran awak media menjadi penting untuk turut serta menggenjot pariwisata di Kabupaten Badung. Lebih-lebih, selama ini, hubungan dewan dengan media massa terjalin dengan baik.
Dia menyebut, ada sekitar 25 media, baik lokal maupun nasional yang menjadi mitra DPRD Kabupaten Badung. "Kami terus menjalin hubungan yang baik dengan awak media karena bagaimanapun mereka turut berkontribusi mengembangkan Kabupaten Badung," katanya.
Kemudian, kunjungan dilanjutkan ke kantor Jawa Pos Radar Bali pada Jumat (14/6). Rombongan dewan dan awak media juga disambut hangat. Terutama oleh Manager Bisnis Radar Bali Rosihan Anwar dan Pemimpin Redaksi M Ridwan.
"Ini baru kali pertama kami kedatangan rombongan anggota dewan karena sebelum-sebelumnya banyak yang berasal dari kalangan siswa maupun mahasiswa," sebutnya.
Setelah mendapat paparan singkat terkait Radar Bali dan perjalanan singkatnya, rombongan berkesempatan melihat ruangan untuk memproduksi siaran berita televisi (Jawa Pos TV). Dia menyebut, Radar Bali yang semula fokus pada berita cetak, kini turut bertransformasi.
Yakni dengan aktif menulis berita di website online dan TV. Menurutnya, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi mereka agar bisa mengikuti arus perkembangan zaman. Apalagi Provinsi Bali menjadi jujugan para wisatawan dari berbagai negara.
Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno mengutarakan, kunjungannya di dua lokasi tersebut menjadi ajang untuk bersilaturahmi. Serta bertukar informasi terkait potensi di Kabupaten Badung. Sehingga bisa menjadi bahan evaluasi bagi Kota Magelang.
"Harapannya dengan adanya studi tiru ke Kabupaten Badung, Kota Magelang bisa berkembang pesat dan memiliki PAD yang lebih besar daripada sekarang," paparnya.
Dia menilai, ada kemiripan antara Kabupaten Badung dengan Kota Magelang. Yakni sama-sama mengandalkan sektor jasa untuk menopang perekonomian daerah. Meski dari jumlah kecamatannya berbeda.
Untuk itu, dia berharap, kemitraan antara DPRD Kota Magelang dengan para awak media dapat terjalin dengan baik. Sehingga turut berperan dalam mendorong kemajuan daerah. Terutama sektor pembangunan di Kota Magelang. (aya)
Editor : Satria Pradika