RADAR PURWOREJO - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berencana menyalurkan daging kurban kemasan kaleng kepada warga Palestina. Namun, proses pembuatannya tergolong lama. Sehingga membutuhkan waktu sekitar 2 minggu hingga sebulan untuk menyalurkan kemasan tersebut.
Pimpinan Baznas RI Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, dan Umum Nur Chamdani menyebut, tahun ini Baznas menargetkan penghimpunan hewan kurban sebanyak 7.000 ekor setara domba/kambing. "Artinya, domba itu (dihitung) 1, kalau sapi dihitung 7," ungkapnya di Balai Ternak Baznas, Muntilan, Senin (17/6).
Daging kurban ini akan disalurkan kepada mustahik di 34 provinsi di Indonesia dan luar negeri dalam bentuk bermacam-macam. Baik berupa daging sapi/domba segar, daging sapi olahan yang dikemas kaleng, atau kemasan lain.
Melalui kegiatan bertajuk Kurban Berkah Baznas 2024 ini, kata dia, Baznas juga memfasilitasi daging kurban untuk warga Palestina. Yang disalurkan dalam kemasan kaleng. "Supaya lebih awet. (Kira-kira) 800 ekor setara domba/kambing. Satu (ekor) domba sekitar 40-an kaleng," sebutnya.
Baznas juga menggandeng sejumlah pihak untuk memudahkan penyaluran daging kurban kemasan kaleng itu. Kemasan tersebut memiliki berat 200 gram. Namun, lantaran prosesnya panjang sehingga membutuhkan waktu sekitar 2 minggu hingga 1 bulan.
Begitu proses pembuatan hingga pengalengan rampung, Baznas akan segera menyalurkannya kepada warga Palestina. Terkait penyaluran bantuan lain selain daging kurban kemasan kaleng, kata dia, masih menunggu kondisi di lapangan.
Direktur Pengumpulan Baznas RI Agustiawan menambahkan, penyaluran daging ke Palestina ada tiga skema. Pertama, hewan kurban disembelih di Mesir. Baznas telah bermitra dengan salah satu lembaga pemerintahan di Mesir. Barulah didistribusikan ke Palestina.
Kemudian, Baznas juga menyembelih hewan kurban di sekitar Gaza. Namun, hanya sekitar 100 ekor domba/kambing. Selanjutnya, dapat disalurkan kepada warga Palestina. "Lalu, daging kurban dari kami (Baznas) yang dikemas kaleng," imbuhnya.
Selain itu, daging kemasan kaleng tersebut juga akan disalurkan kepada warga yang mengalami stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hingga saat ini, pengumpulan Kurban Berkah Baznas RI mencapai 5.108 hewan kurban yang disetarakan dengan domba/kambing.
Namun, jumlah itu akan terus bertambah. Seluruh hewan kurban ini akan dipotong di berbagai wilayah di Indonesia. Baznas juga masih menerima kurban pada hari tasyrik terakhir atau Kamis (20/6).
Sementara khusus di Balai Ternak Baznas di Magelang, ada sebanyak 75 ekor kambing/domba yang disembelih. Hewan kurban itu berasal dari sedekah konsumen PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan sahibul kurban.
Ketua Baznas RI Prof Noor Achmad mengutarakan, program Kurban Berkah Baznas tahun ini cukup sukses. Sebab manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang. Mulai dari sahibul kurban, penerima kurban, hingga para peternak kurban. (aya)
Editor : Satria Pradika