Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

1.086 Jemaah Haji Magelang Tiba, Sehat 100 Persen, Satu Orang Tertunda Kepulangan di Magelang Beberapa Jam

Naila Nihayah • Senin, 24 Juni 2024 | 16:00 WIB

HAJI MABRUR: Rombongan jemaah haji telah tiba di Pendopo drh Soepardi, kompleks Setda Kabupaten Magelang, (23/6).Dok: Prokompim Setda Kabupaten Magelang
HAJI MABRUR: Rombongan jemaah haji telah tiba di Pendopo drh Soepardi, kompleks Setda Kabupaten Magelang, (23/6).Dok: Prokompim Setda Kabupaten Magelang
 


RADAR PURWOREJO - Sebanyak 1.086 jemaah haji telah tiba dengan selamat di Pendopo drh Soepardi, kompleks Setda Kabupaten Magelang pada Minggu (23/6). Jemaah yang terdiri empat kloter tersebut tiba secara bertahap. Hanya saja, ada keterlambatan dari jadwal yang telah dirancang sebelumnya.

Sebab ada satu jemaah yang seharusnya bersiap kembali ke Tanah Air, tapi masih berada di Masjidil Haram. Sehingga tim kloter berusaha mencarinya di tengah jutaan orang. Beruntung, dia berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. 

Para keluarga, sanak saudara, hingga warga setempat memadati pendopo untuk menyambut kedatangan rombongan jemaah haji. Mereka sengaja datang lebih awal agar tidak melewatkan momentum tersebut. Namun, rombongan kloter 2 baru tiba di pendopo sekitar pukul 15.00. 

Staf Seksi Pelayanan Haji dan Umrah, Kantor Kemenag kabupaten Magelang Heri Suryanto menuturkan, para jemaah haji di wilayahnya kembali ke Tanah Air dengan selamat dan sehat. Tahun ini luar biasa, sehat semua 100 persen. “Belum ada laporan sakit (dari jemaah) karena sudah segera tertangani dulu sebelum berangkat ke Donohudan," katanya.

Selama melakukan rukun maupun sunah haji pun, mereka mampu menuntaskannya. Namun, ada ketika hendak pulang ke Tanah Air, ada seorang jemaah yang justru masih berada di Masjidil Haram. Ketua kloter langsung mencarinya dan sudah diketemukan dalam kondisi selamat. “Tetapi, menemukannya memang membutuhkan waktu yang lama karena di sana ada jutaan orang," katanya. 

Dampaknya, rombongan kloter 2 yang seharusnya melakukan penerbangan pulang ke Tanah Air pukul 08.00, justru mundur menjadi pukul 13.00. Yang bersangkutan tanpa izin ke Masjidil Haram. Dari kloter sebenarnya sudah terkondisi. Cuma kadang-kadang ada teman yang 'nyeleneh'. “Tapi, alhamdulillahnya bisa pulang dengan selamat," imbuhnya.

Selain itu, hal tersebut juga berdampak pada kepulangan kloter-kloter berikutnya. Adapun kloter 2 ada sebanyak 44 CJH yang bergabung dengan kloter satu Kabupaten Temanggung. Lalu, kloter 3 dan 4 masing-masing 352 orang dan semuanya berasal dari Kabupaten Magelang. Sedangkan kloter 5 sebanyak 337 orang bergabung dengan calon jemaah haji asal Purworejo.

Jemaah haji termuda asal Secang Niesriendya Sasadhara, 20 mengatakan, saat hendak pulang ke Tanah Air memang ada sedikit kendala. Ada jemaah haji yang masih berada di Masjidil Haram ketika seluruh jemaah siap bertolak ke Tanah Air. "Memang setiap tahun ada cerita tersendiri saat haji. Itu jadi pembelajaran bagi jemaah lain," katanya. (aya/din)

Editor : Satria Pradika
#Kabupaten Magelang #pendopo #jemaah haji