Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Libur Sekolah, 10 Ribu Orang Kunjungi Candi Borobudur, Rivitalisasi Tak Menyurutkan Pengunjung untuk Datang

Naila Nihayah • Jumat, 5 Juli 2024 | 13:00 WIB

RAMAI: Pengunjung memadati kompleks Candi Borobudur. Meskipun Taman Wisata Candi (TWC) unit Borobudur tengah berbenah, tidak menyurutkan keinginan pengunjung untuk datang.
RAMAI: Pengunjung memadati kompleks Candi Borobudur. Meskipun Taman Wisata Candi (TWC) unit Borobudur tengah berbenah, tidak menyurutkan keinginan pengunjung untuk datang.
 

 



 


RADAR PURWOREJO - Selama masa libur sekolah atau 10 hari terakhir, kunjungan di Candi Borobudur cukup banyak. Tercatat ada lebih dari 10 ribu pengunjung, baik lokal maupun mancanegara. Meskipun Taman Wisata Candi (TWC) unit Borobudur tengah berbenah, tidak menyurutkan antusiasme pengunjung untuk datang.


Direktur Operasi dan Layanan InJourney Destination Management Mardijono Nugroho mengutarakan, revitalisasi di zona II kompleks Candi Borobudur ternyata tidak berdampak pada jumlah kunjungan. Meski ada bagian yang dapat mempengaruhi akses wisatawan ke area itu. Kunjungan tetap berjalan baik, begitupula dengan layanannya. “Apalagi saat ini musim libur sekolah," paparnya, Kamis (4/7).


Sejak hari pertama libur sekolah, sudah ada lebih dari 10 ribu pengunjung. Mereka berasal dari berbagai daerah. Menurutnya, momentum tersebut dimanfaatkan oleh keluarga maupun sekolah untuk berwisata ke sejumlah destinasi, termasuk Candi Borobudur. Hal itu praktis dapat mendongkrak jumlah kunjungan.


Kendati begitu, kuota untuk naik ke struktur Candi Borobudur masih dibatasi, yakni 1.200 orang. Atau 150 orang dalam satu waktu dan dibagi menjadi delapan sesi, mulai 08.30 – 16.30. Pengunjung akan mendapatkan sandal upanat dan pendampingan pemandu wisata selama naik candi.


Dia menambahkan, saat ini lokasi parkir berada di luar kompleks Candi Borobudur. Tepatnya di Dusun Janan dan Ngaran. Masing-masing lokasi parkir itu dapat menampung hingga 150 kendaraan. Pengembangan area parkir tersebut merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan, fasilitas, serta kenyamanan pengunjung.


Dengan banyaknya kunjungan ke Candi Borobudur, praktis berdampak pada tingkat hunian di balai ekonomi desa (balkondes), homestay, maupun hotel di kawasan Borobudur. Jadi, dapat memberikan multiplier effect kepada sektor lain. “Bahkan sepertinya kunjungan libur sekolah ini lebih banyak daripada libur Lebaran," ungkapnya.


Seorang pengunjung asal Bogor Fanny Rachma mengaku, sengaja datang ke Candi Borobudur untuk mengajak anak-anaknya berwisata. Baru pertama kali ke sini. “Mumpung anak-anak libur sekolah, jadi sekalian liburan ke sini," sebutnya. (aya/din)

Editor : Satria Pradika
#Taman Wisata Candi #TWC #Candi Borobudur #Borobudur