RADAR PURWOREJO - Raut semringah tepancar jelas pada 25 wajah anggota dewan terpilih Kota Magelang pada Pemilu 2024 lalu. Sebab pada Senin (19/8), mereka resmi diangkat menjadi anggota DPRD Kota Magelang. Tidak sendirian, mereka datang bersama keluarga dan sanak saudara.
Mereka resmi dilantik pada agenda rapat paripurna DPRD Kota Magelang kesatu masa persidangan kesatu tahun sidang 2024. Dengan acara peresmian pemberhentian anggota DPRD Kota Magelang masa keanggotaan tahun 2019-2024 dan peresmian pengangkatan anggota DPRD Kota Magelang masa keanggotaan tahun 2024-2029.
Pengucapan sumpah dan janji jabatan anggota dewan terpilih Kota Magelang itu dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Magelang Anak Agung Oka Parama Budita Gocara. Pengucapan sumpah dan janji itu berlangsung dengan khidmat. Usai dilantik, perwakilan anggota dewan menandatangani pakta integritas.
Kemudian, Anak Agung Oka menyematkan pin wakil rakyat kepada perwakilan anggota DPRD baru, Evin Septa Haryanto Kamil. Setelah prosesi pelantikan rampung, seluruh anggota dewan itu kembali ke tempat duduk masing-masing. Selain pengucapan sumpah dan janji, dalam rapat paripurna itu juga diumumkan nama pimpinan sementara DPRD Kota Magelang masa keanggotaan 2024-2029.
Penentuan itu didasarkan pada dua partai politik yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada Pemilu 2024. Mereka adalah Evin Septa Haryanto Kamil (PDIP) sebagai ketua sementara dan Imam Indra Setyawan (PKB) sebagai wakil ketua sementara. Lalu, ada penyerahan palu dan buku memori bakti dari pimpinan DPRD Kota Magelang masa keanggotaan 2019-2024.
Ketua Sementara DPRD Kota Magelang Masa Keanggotaan 2024-2029 Evin Septa Haryanto Kamil mengutarakan, sebelum terbentuk pimpinan definitif, dewan dipimpin oleh pimpinan sementara. "Harapannya, kami akan segera bersinergi dengan pemerintah. Termasuk menyusun alat kelengkapan (alkap). Tidak usah lama-lama, dinamikanya langsung tertata, dan langsung kerja," terangnya usai rapat paripurna.
Saat disinggung soal potensi pengaruh penyusunan alkap menjelang Pilkada 2024, dia tidak menampiknya. Namun, dia menegaskan, hal itu bisa diminimalisasi dengan adanya kebersamaan, kerja sama, dan kekompakan. "Mungkin beberapa hal pasti ada tarik-tarikan. Tapi saya kira dinamikanya masih biasa. Seperti afiliasi dukung sana-sini (bakal calon kepala daerah). Tapi, di sini lebih cair," sambungnya.
Untuk mengantisipasi adanya konflik yang dimungkinkan bakal terjadi, dia menyebut, bisa dilakukan dengan berkomunikasi intens intim, dan saling terbuka. Evin menargetkan, alkap tersebut maksimal selesai disusun pada pertengahan September 2024. Tergantung prosesnya di masing-masing partai politik.
Evin berharap, para anggota dewan masa keanggotaan 2024-2029 ini harus lebih mendengarkan aspirasi masyarakat. "Mungkin selama ini dianggap kurang. Besok kami upayakan, kegiatan kami di luar lebih intens dan membangun komunikasi," ujar Evin.
Untuk diketahui, dari 25 anggota dewan yang baru saja dilantik itu, sebagian besar dinominasi oleh wajah lama. Delapan di antaranya merupakan wajah baru dan 17 lainnya kembali menduduki kursi dewan masa keanggotaan 2024-2029.
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz menyampaikan ucapan selamat kepada 25 anggota DPRD Kota Magelang masa keanggotaan 2024-2029. "Selamat menunaikan tugas pengabdian, dengan dukungan seluruh rakyat juga kemitraan yang sinergis dengan lembaga eksekutif dan seluruh elemen masyarakat maka lembaga legislatif dapat menunjukkan kinerja terbaik demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat," terangnya.
Aziz tidak lupa menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para anggota DPRD masa keanggotaan 2019-2024 atas pengabdian mereka sebagai wakil rakyat Kota Magelang. "Berakhirnya periode tugas, tentunya bukan artinya selesainya semangat pengabdian. Oleh karena itu, dukungan dan kiprah saudara-saudara terus kami nantikan untuk kemajuan pembangunan Kota Magelang," imbuhnya. (aya)
Editor : Satria Pradika