Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Kuatkan Toleransi, Gelar Kirab Budaya Kampung Religi 2024

Naila Nihayah • Senin, 2 September 2024 | 12:00 WIB
MERIAH: Ribuan warga Magelang menyaksikan kirab budaya Kampung Religi berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Magelang, Minggu (1/9).Dok: Prokompim Kota Magelang
MERIAH: Ribuan warga Magelang menyaksikan kirab budaya Kampung Religi berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Magelang, Minggu (1/9).Dok: Prokompim Kota Magelang

RADAR PURWOREJO - Ribuan warga berkumpul di Alun-Alun Kota Magelang, Minggu (1/9). Mereka meyaksikan kirab budaya yang menampilkan sekitar 40 kontingen dari berbagai organisasi masyarakat, sekolah, drumband, barongsai, paskibra, hingga kesenian tradisional.


Tidak ketinggalan 17 kampung religi yang unjuk kebolehan di hadapan dewan juri. Mereka memperebutkan juara dengan hadiah jutaan rupiah. Gelaran tersebut bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Sekaligus memupuk semangat toleransi di tengah masyarakat.

MERIAH: Ribuan warga Magelang menyaksikan kirab budaya Kampung Religi berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Magelang, Minggu (1/9).Dok: Prokompim Kota Magelang
MERIAH: Ribuan warga Magelang menyaksikan kirab budaya Kampung Religi berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Magelang, Minggu (1/9).Dok: Prokompim Kota Magelang


Ketua penyelenggara Kirab Budaya dan Lomba Kampung Religi Catur Adi Subagio menjelaskan, pemkot membuat Program Magelang Agamis (Programis) yang diejawantahkan dalam kegiatan pembentukan dan penghargaan Kampung Religi. Hal itu selaras dengan Perwal Kota Magelang Nomor 54 Tahun 2022.


Sejak 2021-2023, pemkot telah mencanangkan 108 Kampung Religi yang tersebar di 17 kelurahan di Kota Magelang. Untuk itu, dalam rangka membangkitkan Kampung Religi tersebut dipandang perlu kegiatan berupa kirab dan lomba ini.


Tujuannya untuk membudayakan toleransi kehidupan kerukunan beragama. Upaya membumikan program Kampung Religi melalui lomba yang terencana, terarah, terpadu dan berkelanjutan. "Selain itu, sebagai upaya memberdayakan Kampung Religi sebagai ruang bagi semua umat beragama di level kampung," kata Catur.


Kegiatan ini mengangkat tema Magelang Kota Moderasi Beragama dengan tagline Moderasi Bangkit, Magelang Hebat. Adapun lomba yang digelar meliputi lomba administrasi dan dokumentasi, cerdas cermat generasi muda, dan kirab budaya Kampung Religi.


Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Magelang Maryanto mengemukakan, kirab budaya ini bukan hanya sebuah perayaan. Tetapi juga sebuah momentum yang mengajak untuk merenungkan betapa pentingnya nilai-nilai keberagaman dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan kirab budaya kampung religi ini dapat dianggap juga sebagai wahana merekatkan tali silaturahmi sekaligus upaya mensinergikan program unggulan, yakni Progamis," ujarnya.

Kampung religi Kota Magelang merupakan contoh nyata bagaimana masyarakat dapat hidup berdampingan dengan damai dan harmonis. Terlebih memiliki berbagai latar belakang agama dan budaya.


Untuk itu, dia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memanfaatkan momen ini untuk lebih mendalami dan menghargai perbedaan yang ada. Serta terus berkomitmen untuk membangun Kota Magelang sebagai kota yang penuh toleransi, inklusif, dan harmonis.


Adapun pemenang lomba administrasi antara lain Kampung Religi Tidar Warung, Kelurahan Tidar Selatan; Kampung Religi Ganten, Kelurahan Jurangombo Selatan; dan Kampung Religi Cemara Asri, Kelurahan Kedungsari.


Kemudian, pemenang lomba cerdas cermat generasi muda berasal dari Kampung Religi Tulung 2, Kelurahan Magelang; Kampung Religi Polosari, Kelurahan Kedungsari; dan Kampung Religi Jagoan 1, Kelurajan Jurangombo Utara.


Sedangkan pemenang lomba kirab dan yel-yel adalah Kampung Religi Tidar Selatan, Kampung Religi Rejowinangun Utara, dan Kampung religi Kramat Utara. (aya/din)

Editor : Satria Pradika
#kirab budaya #Alun-alun Kota Magelang #Kampung Religi