Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Konstruksi Miring, Jembatan di Sungai Blongkeng Dibangun Ulang

Naila Nihayah • Jumat, 13 September 2024 | 15:25 WIB

 

 

NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA     HENDAK DIBONGKAR: Jembatan yang menjadi akses jalan alternatif di Dusun Gunungsari, Salam dengan Dusun Ngadisalam, Muntilan akan dibangun lebih layak.
NAILA NIHAYAH/RADAR JOGJA   HENDAK DIBONGKAR: Jembatan yang menjadi akses jalan alternatif di Dusun Gunungsari, Salam dengan Dusun Ngadisalam, Muntilan akan dibangun lebih layak.
 

MUNGKID - Jembatan di Dusun Gunungsari, Gulon, Salam akhirnya diperbaiki. Sebab, hampir dua tahun kondisinya memprihatinkan. Pondasi tiang penyangga bagian tengah jembatan miring dan tergerus lantaran derasnya aliran Sungai Blongkeng.

Lantas, warga setempat berinisiatif untuk memberi empat bambu panjang sebagai menyangganya. Sementara bagian jalan, juga dipasang sasak bambu. Agar bisa dilewati pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor.

Camat Salam Wiharyanto mengutarakan, status jembatan itu merupakan jalan penghubung antardesa. "Itu (jembatan) mengubungkan antara Desa Gulon, Salam dengan Desa Gunungpring, Muntilan. Bisa dikatakan, jadi jalur alternatif warga," paparnya saat dikonfirmasi, Kamis (12/9).

Pada 2012, jembatan itu hanya beralaskan sasak bambu. Tapi, melihat mobilitas warga semakin padat, akhirnya warga meminta bantuan kepada Pemdes Salam untuk memperbaikinya. Bantuan itu pun turun dan warga mulai membangun jembatan cor pada 2017.

Pada 2022, Pemdes Golun mendapat bantuan dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Jembatan itu dicor kembali. Namun, selang dua minggu, jembatan itu diterjang air sungai dan membuat tiang penyangganya miring.

Baca Juga: Para Purnawirawann Jenderal Gabung Tim Pemenangan di Pilgub Jawa Tengah, Ahmad Luthfi: Bekerja Menampung Aspirasi Masyarakat

Baca Juga: Bapaslon di Pilgub Jateng Andika-Hendi Tertinggal dalam Hasil Survei, PDIP Purworejo: Survei Bersifat Dinamis

  Bahkan, konstruksi jalan ikut melengkung dan mengalami keretakan pada beberapa titik. Alhasil, ditutup sementara. Karena merupakan jalur alternatif, warga berinisiatif membuat sasak bambu dan bisa dilewati kembali. Warga juga telah melaporkan kondisi jembatan itu kepada pemerintah kecamatan.

Akhirnya, pada 2024 ini, pemerintah kecamatan mendapat bantuan dari Kementerian PUPR untuk membangun kembali jembatan tersebut. "Kalau tidak ada jembatan itu, warga harus memutar lebih jauh sekitar 2 kilometer untuk sampai di Salam atau Muntilan. Alhamdulillah ini mulai dibangun dari Kementerian PUPR," sebutnya.

Warga Dusun Ngadisalam Sunarimo, 64 mengutarakan, jembatan itu biasanya dilewati warga dari Ngadisalam menuju Gunungsari. Saban pagi, banyak anak sekolah yang memilih untuk lewat jembatan itu untuk bersekolah di Kecamatan Ngluwar karena dinilai lebih dekat. "Pembangunan ini tentu akan sangat membantu warga. Kalau tidak lewat sini, nanti mutar jauh," bebernya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#konstruksi #jembatan #Salam #Cor #Magelang #miring