MAGELANG - Seorang warga Sleman berinisial FA, 35 meregang nyawa saat berenang di Samapta Aquatic Stadium, kompleks Gelora Sanden Kota Magelang, Senin (16/9). Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, FA diduga meninggal akibat serangan jantung atau keram perut.
Kasi Humas Polres Magelang Kota Iptu Untung Harjanto mengutarakan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.30. Saat itu, ada seorang saksi yang tengah berenang dan melihat FA sudah berada di dasar kolam renang.
Hanya saja, saksi mengira korban sedang berlatih menyelam dan tidak mencurigainya. Saksi masih melanjutkan berenangnya hingga dua kali bolak-balik. “Namun, dia melihat korban masih berada di dasar kolam renang," paparnya saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Kisah Begawan Ciptaning: Pertapaan Arjuna di Gunung Indrakila dan Anugerah Panah Pasopati
Lantas, datanglah petugas loket kolam renang menghampiri saksi. Kemudian diberitahu petugas loket itu bahwa ada orang yang berenang di dasar kolam renang, tapi tidak kunjung naik ke permukaan.
Kerena itu, keduanya berupaya untuk memeriksa kondisi korban dengan turun ke dasar kolam sembari menaikkan korban ke atas permukaan. Lantaran kondisi korban tidak sadarkan diri, petuga loket lantas memberikan pertolongan pertama dengan cara menekan-nekan bagian dada.
Hanya saja, nyawa korban sudah tidak tertolong dan petugas loket bergegas melaporkan kepada Polres Magelang Kota. "Selanjutnya dari pihak manajemen UPT Spot Center melakukan penutupan sementara untuk dilakukan perbaikan," ujar Untung.
Dia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter di Puskesmas Magelang Utara, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Lalu, FA dimungkinkan meninggal dunia akibat serangan jantung atau keram perut. "Diperkirakan sudah meninggal kurang lebih dua jam setelah ditemukan," imbuhnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo