MAGELANG - Rencana kedatangan Presiden-Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka beserta seluruh menterinya di Akmil Magelang, akan berimbas pada sejumlah sektor. Tak terkecuali industri perhotelan, restoran, hingga pelaku usaha. Bahkan saat ini sejumlah hotel full booked atau penuh dipesan oleh sejumlah kalangan. Okupansinya mencapai 100 persen.
GM Atria Hotel Magelang Chandra Irawan mengutarakan, sebanyak 142 kamar di hotelnya sudah dipesan. Pemesanan datang dari berbagai kalangan. Mulai pejabat pemerintahan, Polri, TNI, hingga BUMN. "Full booked. Mulai 20 sampai 27 Oktober. Ada beberapa militer, polisi, dan paling banyak orang-orang PLN," terangnya kemarin (17/10).
Persentasenya, kata dia, lebih dari 50 persen. Sebab tamu hotel tidak seluruhnya menjadi bagian dari agenda presiden. Kondisi itu praktis membawa berkah bagi industri perhotelan untuk mendatangkan lebih banyak tamu dari berbagai daerah. Bahkan meski sudah penuh dipesan, banyak tamu yang menanyakan ketersediaan kamar.
Baca Juga: Pencuri Sepeda Motor di Kantor BPBD, Pria Asal Purworejo Ditangkap Polisi
Baca Juga: Dua Pemuda Curi Sepeda Motor di Muntilan untuk Sarana Kerja, Cover Body Dicopot
Kondisi serupa juga dirasakan oleh Grand Artos Hotel & Convention dan hotel lain di sekitar Kota Magelang. GM Grand Artos Hotel & Convention Magelang Sugeng Sugiantoro menyebut, pada 22-27 Oktober okupansinya di atas 50 persen. "Tapi yang full booked itu pada 26 Oktobernya. Total kamar ada 192," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Magelang Edi Hamdani menyebut, kunjungan presiden-wakil presiden serta para menterinya, tidak terlalu berpengaruh terhadap hunian hotel. Dia menilai, para menteri dan keluarga akan cenderung menghabiskan waktu istirahatnya di tenda yang telah disediakan.
Namun, dia memprediksi, ada sektor lain yang akan mendapat berkah dari adanya kunjungan itu. Seperti restoran hingga pusat oleh-oleh. "Kalau hotel tidak terlalu berdampak. Karena mereka sudah disediakan camp di kompleks Akmil. Menurut saya, yang nantinya berdampak justru dari sektor makanan dan oleh-oleh. Itu pun kalau mereka keluar," bebernya. (aya/laz)
Editor : Heru Pratomo