19 TPS di Kabupaten Magelang Masuk Area Blank Spot Susah Sinyal Internet, Bisa Gunakan Wi-Fi
Naila Nihayah• Selasa, 26 November 2024 | 20:15 WIB
COBLOS ULANG: Sejumlah warga Dusun Ngleses, Candimulyo mendatangi TPS 006 untuk melakukan coblosan ulang, Minggu (18/2).
MUNGKID - Setidaknya ada 19 tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Magelang yang masuk area blank spot atau tidak terjangkau oleh jaringan telekomunikasi. Saat Pilkada 2024 mendatang, 19 TPS itu disiyalir akan kesulitan untuk mengakses Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap) karena minim jaringan internet.
Ketua Divisi Perencanaan dan Informasi, KPU Kabupaten Magelang Siti Nurhayati menyebut, ada 19 TPS yang masuk area blank spot. Antara lain di TPS 005 Desa Ngargoretno dan TPS 003-006 Desa Kalirejo, Kecamatan Salaman. Lalu, TPS 005 Desa Majaksingi dan TPS 001-003 Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur.
Kemudian, TPS 005 dan 006 Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan. Dia menyebut, baik TPS di Sawangan maupun Salaman dan Borobudur, lokasinya memang berada di lereng pegunungan maupun perbukitan.
"Rata-rata medannya memang dekat pegunungan, jadinya susah sinyal," ujarnya, Senin (25/11).
Selain itu, kata dia, satu TPS Desa Bawang di Kecamatan Tempuran. Selanjutnya, TPS 001 dan 002 Desa Mangli, Kecamatan Kaliangkrik serta TPS 004 dan 008 Desa Ngepanrejo, Kecamatan Bandongan. Lalu, TPS 002 Desa Seloprojo serta TPS 001 dan 002 Desa Genikan, Kecamatan Ngablak.
Nurhayati mengatakan, dengan kondisi itu, nantinya masing-masing TPS dapat mengandalkan Wi-Fi dari PPS. Sehingga proses hasil rekapitulasi suara bisa dilakukan 100 persen tanpa terkendala jaringan. "TPS itu nantinya dapat mengandalkan Wi-Fi yang ada di PPS dan bisa dibawa ke TPS," kata dia.
Dia menuturkan, penggunaan Sirekap memang membutuhkan jaringan internet. "Misalnya nggak ada sinyal atau kesulitan sinyal, nanti kalau semua sudah tersimpan, ketika mengirim dan mengunggahnya baru KPPS mencari jaringan yang ada di sekitar TPS," sambungnya. (aya)