MUNGKID - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Magelang Construction Fest 2024 di Lapangan drh Soepardi, 6-8 Desember 2024. Gelaran ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik. Seperti pameran teknologi konstruksi, seminar, pelatihan, dan sertifikasi tenaga kerja.
Kepala DPUPR Kabupaten Magelang David Rudiyanto mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah pertemuan antara pemerintah, swasta, dan akademisi untuk merumuskan solusi inovatif di bidang konstruksi. "Kami menghadirkan berbagai inovasi dan peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah," ujarnya, Jumat (6/12).
Dia menyebut, Magelang Construction Fest 2024 juga digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-79. Dia berharap, kegiatan ini dapat mengapresiasi inovasi teknologi sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya infrastruktur berkelanjutan.
Baca Juga: New Honda PCX160 Semakin Berkelas dengan Kecanggihan Menyeluruh
Baca Juga: Ratusan Pesepeda Bakal Ramaikan Tour de Borobududur 2024
Pj Bupati Magelang Sepyo Achanto menuturkan, Magelang Constructicons Fest 2024 tidak hanya menjadi wadah edukasi. Tetapi juga mampu menginspirasi para profesional dan masyarakat untuk menciptakan inovasi dalam dunia konstruksi.
Dia menambahkan, Magelang Construction Fest 2024 sekaligus menjadi momentum strategis untuk mendorong kemajuan sektor konstruksi di wilayahnya. Selain itu, juga menjadi momentum penting untuk berbagi pengetahuan, menjalin kerja sama, dan menginspirasi langkah pembangunan yang lebih progresif.
"Dengan tema 'Bersinergi untuk Negeri', kita menegaskan komitmen bersama untuk membangun Magelang yang lebih inovatif dan berkelanjutan," bebernya.
Lebih lanjut, Sepyo menekankan tiga tujuan utama dari penyelenggaraan Magelang Construction Fest 2024. Pertama soal peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) konstruksi melalui pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja.
Kemudian, pengenalan teknologi ramah lingkungan yang selaras dengan visi pembangunan hijau. Serta mendorong kolaborasi antar pelaku usaha, pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk percepatan pembangunan infrastruktur. (aya)
Editor : Heru Pratomo