MUNGKID - Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang meminta pelaku wisata bersiap diri untuk menyambut wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Termasuk memaksimalkan fasilitas dan layanan di setiap daya tarik wisata (DTW).
Kepala Disparpora Kabupaten Magelang Mulyanto menuturkan, beberapa waktu lalu telah menggelar rapat persiapan Nataru. "Fokusnya adalah kesiapan dinas pariwisata dalam rangka mendukung kebijakan bupati Magelang terkait persiapan masing-masing DTW untuk mempersiapkan kunjungan," katanya, Senin (16/12).
Baca Juga: Doa Ketika Turun Hujan Lebat: Mencari Perlindungan dan Berkah dari Allah SWT
Persiapan itu, kata dia, meliputi area parkir, layanan, hingga mitigasi bencana. Mengingat momentum Nataru juga bertepatan dengan potensi bencana hidrometeorologi. Selain itu, dia juga menyoroti soal kebersihan di masing-masing DTW. Sehingga akan memberi kenyamanan kepada pengunjung.
"Pengunjung juga akan menyesuaikan dari masing-masing DTW. Butuh imbauan, entah itu bersifat tulisan atau disuarakan," sambungnya.
Selain Candi Borobudur yang menjadi magnet wisatawan, ada puluhan destinasi yang bisa menjadi alternatif lain. Seperti Ketep Pass, Negeri Kahyangan, desa-desa wisata, maupun destinasi wisata alam lainnya. Dia melihat, banyak wisatawan yang tertarik berkunjung ke wisata alam.
Baca Juga: Prana Borobudur, Restoran Autentik Perkaya Cita Rasa Gastronomi di Candi Borobudur
"Wisata berbasis alam terus kami dorong karena sangat menarik minat wisatawan. Selain itu, tidak hanya mendukung sektor pariwisata, tetapi juga menumbuhkan UMKM lokal," ujar Mulyanto.
Secara keseluruhan, disparpora menargetkan lebih dari 6 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2024. Target itu meningkat signifikan dibanding 2023 lalu atau 3 juta wisatawan. Dia optimistis, tren pemulihan sektor pariwisata di Kabupaten Magelang semakin meningkat.
Pengelola Negeri Kahyangan Supri menyebut, pihaknya tengah berbenah untuk menyuguhkan destinasi yang dapat menarik minat wisatawan. "Ada spot yang sedang dalam pengerjaan, yaitu di area amfiteater. Harapannya bisa selesai sebelum Nataru sehingga bisa dinikmati wisatawan," bebernya. (aya)
Editor : Heru Pratomo