MUNGKID - Selama masa ramai Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, InJourney Destination Management (IDM) menargetkan jumlah kunjungan di Candi Borobudur sebanyak 125 ribu wisatawan, mulai 23 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025. Target itu meningkat 6,05 persen dibanding 2023 lalu.
General Manager Taman Wisata Candi (TWC) Unit Borobudur AY Suhartanto mengutarakan, peningkatan jumlah pengunjung itu sudah terasa pada pekan ini. Sebab, dalam sehari kunjungannya tembus hingga 4.400 pengunjung. Sebelumnya hanya sekitar 2.000 pengunjung.
Sementara pada periode masa ramai Nataru 2025, PT TWC memprediksi ada 125 ribu wisatawan yang mengunjungi Candi Borobudur selama 10 hari. Untuk menarik minat wisatawan, TWC akan menyajikan sejumlah kegiatan. Seperti Samadha Pranic Healing & Meditation, kampung dolanan tradisional, dan one day learing Bali Usada.
Baca Juga: Regenerasi dan Pembinaan Atlet, ISSI Purworejo Gelar Kejurkab Balap Sepeda Diikuti 86 Peserta
Untuk program kampung dolanan tradisional, TWC menggandeng masyarakat yang ada di kawasan Candi Borobudur. "Ada pentas jathilan, soreng, atraksi pembuatan manik-manik dan batik tradisional, serta beberapa kegiatan lain. Kegiatannya di Zona II Candi Borobudur," bebernya, Kamis (19/12).
Dia mengatakan, pada momentum Nataru ini, operasional layanan tiket wisatawan beralih ke Simpul Gate Borobudur. Tepatnya di area Museum dan Kampung Seni Borobudur. TWC telah menyediakan 15 unit mobil electric vehicle (EV) Wira Wiri gratis dari kampung seni menuju Plaza Penerima.
Dengan begitu, wisatawan bisa memarkirkan kendaraannya di Museum dan Kampung Seni Borobudur. Kemudian membeli tiket dan validasi di lokasi yang disediakan. Dia mengimbau kepada wisatawan untuk membeli tiket masuk melalui website agar lebih praktis dan efisien.
Baca Juga: Bisa Diolah Menjadi Masakan Lezat, Sederet Manfaat Jantung Pisang untuk Kesehatan
Meski diprediksi ada lonjakan wisatawan, namun tidak ada kenaikan tiket masuk ke Candi Borobudur. Tiketnya sebesar Rp 50 ribu per orang bagi wisatawan nusantara (wisnus). Namun, ketika wisnus ingin naik ke struktur candi, mereka dikenakan tiket sebesar Rp 120 ribu per orang. Mereka akan mendapatkan fasilitas berupa sandal upanat dan pemandu wisata.
Nantinya, untuk penyambutan wisatawan di awal tahun 2025, TWC Borobudur sudah menggodok konsep dan kejutan menarik lainnya. Wisatawan akan dijemput menggunakan kereta kuda menuju area Concourse. Lantas, mereka juga akan dikawal oleh pasukan bregada.
Editor : Heru Pratomo