MAGELANG - Sasaran program makan bergizi gratis (MBG) di Magelang, bertambah. Semula sasarannya berjumlah 2.629 siswa di 16 satuan pendidikan. Memasuki pekan ketiga ini, ada penambahan 462 siswa di 5 satuan pendidikan. Sehingga totalnya menjadi 3.091 siswa.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Magelang M Rauuf Oktavian Nur mengutarakan, penambahan jumlah sasaran sudah direncanakan jauh-jauh hari hingga akhirnya divalidasi. Saat ini, SPPG Kota Magelang melayani sebanyak 3.091 siswa, mulai di tingkat PAUD/TK hingga SMA.
Baca Juga: Pandawa Selamat dari Jebakan, Begini Siasat Sengkuni dan Kurawa Musnahkan Pandawa
Penambahan sasaran itu, kata dia, efektif berjalan mulai Senin (20/1). Hanya saja, karena ada siswa SMA yang mengikuti praktik kerja lapangan (PKL) sebanyak 146 orang, sehingga SPPG menyediakan 2.945 paket makanan. "Begitu selesai PKL, kami akan melayani 3.091 siswa," ujar dia di kantornya.
Dia juga tengah memproses penambahan sasaran siswa di sekolah lain untuk mendapat program MBG. Sebab SPPG Kota Magelang maksimal dapat melayani 3.500 penerima manfaat. Baik siswa, ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), maupun anak di bawah lima tahun (balita).
Baca Juga: Libur Sekolah saat Ramadan Masih Tunggu Instruksi Pusat
Untuk bumil, busui, dan anak balita, lanjut Rauuf, masih dalam tahap pemutakhiran data yang diberikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang. Rencananya, program ini dapat diberikan pada awal Februari. "Nantinya, 3.200 untuk siswa. Sedangkan sisanya untuk bumil, busui, dan anak balita," sebutnya.
Dia menyebut, SPPG juga perlu menemukan ritme yang pas untuk mengantar paket makanan itu kepada penerima manfaat. Terlebih, armada yang dimiliki SPPG Kota Magelang masih terbatas. "Sebetulnya ada beberapa dinas yang menawarkan, seperti dinkes, tapi masih dalam proses penyesuaian," imbuh Rauuf. (aya)
Editor : Heru Pratomo