Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Petugas Rakyat, Bukan Petugas Partai, Kaus Wabup Kulon Progo  Itu Curi Perhatian Orang saat Gabung Retret di Akmil Magelang

Naila Nihayah • Jumat, 28 Februari 2025 | 04:47 WIB

 

Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko mengenakan kaus bertuliskan
Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko mengenakan kaus bertuliskan

 

  

MAGELANG - Ratusan wakil kepala daerah menyusul ke Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti retret yang berlangsung sejak 21 Februari 2025. Seperti kepala daerah sebelumnya, mereka berkumpul terlebih dahulu di Lapangan Rindam IV/Diponegoro.

Lalu, bersama-sama menuju Wisma Sumbing menaiki bus yang telah disiapkan. Rombongan wakil kepala daerah tiba sekitar pukul 08.30 dan kompak mengenakan seragam komponen cadangan (komcad). Setelah itu, mereka berjalan sekitar 300 meter dari lokasi menuju pintu 1 atau di depan Lapangan Sapta Marga, Akmil.

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyebut, sudah tiba di Magelang pada Rabu (26/2) pukul 23.30 setelah padatnya kegiatan di wilayahnya. Sebelum berangkat untuk mengikuti retret, dia telah menyiapkan fisiknya agar tetap prima.

"Maka, nggak aneh kalau tiap hari kita tensi dan saya kebetulan memang sangat disiplin untuk itu. Tapi, nggak dipungkiri, umur sudah 64 (tahun), jadi nggak bisa tidur malam lagi," akunya saat ditemui.

Kali ini, dia siap mengikuti serangkaian arahan dan materi yang dibawakan oleh pemateri. Mulai dari para menteri hingga arahan dari Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sistem pembelajaran yang disampaikan berbeda setiap kementerian/lembaga.

Dirinya juga sempat mengikuti kegiatan serupa saat menjadi wakil bupati Tangerang. Saat itu, Bang Doel, sapaan akrabnya, tidak mengerti soal ilmu pemerintahan. Karenanya, dia kerap mengikuti beberapa diklat.

"Nah, ini (retret) sebetulnya (seperti) diklat. Kalau memang dikasih waktu untuk bertanya, pasti saya akan bertanya tentang rencana program besar seperti apa karena semuanya mengahadapi efisiensi," sebutnya.

Sementara itu, Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyebut, tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti retret di Akmil Magelang. Namun, dirinya harus menyiapkan baju yang akan dikenakan selama kegiatan.

"Persiapan khususnya menyiapkan baju. Ternyata agak ribet karena ada kayak karet gelangnya gitu, harus dipasang. Pas dipasang susah-susah, ada yang bilang, salah pak harus dipakai karet gelang lagi," ungkapnya.

Kendati begitu, menurut dia, aktivitas menyiapkan baju dan segala atributnya cukup menarik. Terlebih, baju komcad yang dikenakan membawa semangat bahwa setiap warga harus bela negara.

"Ini menurut saya sesuatu yang positif dan tentunya menjadi sebuah penyemangat. Membuat periode kedua ini rasanya berbeda dan menjadi refresh," tambahnya.

Emil pun antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan retret. Apalagi dia bakal menerima arahan dari Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dia menyebut, ini menjadi kali pertama bagi Emil untuk mendengar arahan dari SBY sebagai mantan kepala negara yang berbicara di hadapan seluruh kepala daerah. Bukan dalam konteks kepartaian.

Selama kepala daerah menjalani retret pun, Emil juga mendapat tugas untuk mencari innovative financing atau pembiayaan alternatif selain APBD. Sehingga bisa diterapkan pada infrastruktur hingga mendorong investasi kawasan.

"Jadi, saya dapat tugas khusus itu dari bu gubernur dan masih banyak lagi. Untuk hari ini dan besok (ditugaskan kepada) pak sekretaris daerah dan segenap jajaran pemprov," katanya.

Dari ratusan wakil kepala daerah yang datang, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko berangkat menuju lokasi retret memakai kaus putih bertuliskan 'Petugas Rakyat Bukan Petugas Partai'. Kaus yang dikenakan itu mencuri perhatian orang.

Sementara bagian belakangnya bertuliskan 'Kami Dipilih Rakyat'. Dia mengenakan kaus itu saat berada di titik kumpul, tepatnya di Lapangan Rindam IV/Diponegoro. Namun saat turun dari bus di kompleks Akmil, dia telah mengenakan seragam komcad lengkap.

Saat ditanya perihal maksudnya mengenakan kaus itu, dia meminta agar media menafsirkan sendiri. "(Maksud pakai kaus itu) ya, nanti ditafsirkan sendiri saja. Jadi, saya bukan petugas partai, petugas rakyat sekarang ini," katanya.

Ambar menegaskan, apapun perintah negara, harus ditaati. Termasuk mengikuti retret di Magelang. "Kalau partai itu ya sebagai kendaraan. Setelahnya kita dipilih rakyat dan menjadi pejabat yang dipilih rakyat. Kita harus taat pada perintah negara sekarang," tandasnya. (aya/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#Retret #Akmil #bupati #kepala daerah #wakil #Magelang