Hasil Pemeriksaan Labfor dan Hyundai, Ini Penyebab Kematian Pasutri yang Meninggal di Dalam Mobil di Magelang
Naila Nihayah• Selasa, 29 April 2025 | 04:56 WIB
Kasat Reskrim Polresta Magelang AKP La Ode Arwansyah
MUNGKID - Teka-teki soal pasangan suami-istri (pasutri) asal Sleman berinisial ER, 32 dan IM, 28 yang ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah mobil di Jalan Raya Jogja-Magelang, Salam, Kabupaten Magelang pada Februari lalu, akhirnya terkuak. Keduanya meninggal dunia karena keracunan gas karbon monoksida (CO).
Kasat Reskrim Polresta Magelang AKP La Ode Arwansyah menjelaskan, setelah penemuan jasad pasutri itu, polisi segera melakukan pemeriksaan di laboratorium foreksik (labfor). "Kami meminta pemeriksaan labfor terkait sampel swab hidung, cairan mulut, serta kondisi kabin mobil," ujarnya, Senin (28/4).
Dia mengatakan, Polresta Magelang juga meminta pihak Hyundai untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap mobil tersebut. Setelah hampir dua bulan, pada Senin (24/4), hasil pemeriksaan tersebut sudah keluar. Berdasarkan hasil pemeriksaan labfor, swab hidung dan cairan mulut mereka tidak ditemukan adanya gas CO.
Namun, tim labfor justru mencatat kandungan gas CO pada kabin mobil di angka 570. Sementara ambang batas emisi gas buang di Indonesia berpatokan pada parameter CO 1,5 persen Vol dan hidrokarbon (HC) 200 ppm Vol. "Ambang batasnya sekitar 115. Sehingga ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian secara cepat," sebutnya.
Karena itulah, tingginya emisi gas buang pada mobil itu, kata dia, menjadi pemicu meninggalnya pasutri asal Sleman. Selain itu, pihak Hyundai juga menemukan adanya patahan dari saluran pembuangan gas atau knalpot, terutama dari bagian belakang. Kondisi itu menyebabkan gas tidak terbuang ke belakang mobil, melainkan masuk ke dalam kabin.
La Ode menyebut, hasil pemeriksaan pihak Hyundai praktis selaras dengan labfor. "Sehingga bisa kami simpulkan bahwa kematian dari dua korban tersebut (pasutri) akibat keracunan dari gas CO yang melampaui ambang batas dalam kabin mobil," tegasnya. (aya)