MUNGKID - Ruang perpusatakaan di SD Muhammadiyah Borobudur bersolek. Selain direnovasi, ruangan itu kini dipenuhi buku nan beragam. Itu berkat bantuan dari program InJourney Strategic Development (ISD) yang tengah digaungkan. Dengan tagline InJourney Peduli Literasi.
Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Digital InJourney Herdy Harman mengutarakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program ISD. "Kita juga ingin peduli terhadap pendidikan karena merupakan pilar utama kalau bangsa ini mau maju," paparnya, Rabu (14/5).
Baca Juga: Libur Panjang Waisak, Penumpang di Stasiun Kutoarjo Naik 10 Persen
Dia menyebut, SD Muhammadiyah Borobudur dipilih sebagai sekolah tujuan pemberian manfaat karena berada di kawasan Borobudur. Sebab, InJourmey juga ingin memastikan bahwa masyarakat di kawasan Borobudur harus maju dan berkembang. Termasuk sektor pendidikannya.
Untuk mendukung hal itu, InJourney memberikan bantuan sekitar Rp 160 juta yang diwujudkan dalam berbagai hal. Seperti renovasi perpustakaan, penambahan plafon, karpet, rak buku, hingga ratusan buku aneka jenis.
Baca Juga: Terulang Lagi, Truk Semen Terguling di Seberang Lokasi Kecelakaan Maut Kalijambe, Purworejo
Herdy berharap, bantuan yang diberikan tersebut dapat membantu proses belajar siswa SD Muhammadiyah Borobudur. Harapannya, program ini juga bakal menyasar sekolah-sekolah lain. "Kami ingin memastikan masyarakat di kawasan Borobudur itu maju," katanya.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Borobudur Puji Utami bersyukur, ada pihak yang menaruh perhatian kepada sekolahnya, terutama para siswa. "Bantuan dari InJourney berupa ruang fisik perpustakaan, seperti palfon, kaca, jendela, rak, karpet, dan buku-buku," sebutnya.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Test Ride Motor Honda Bagi Konsumen
Nantinya, kata dia, para siswa bisa bergiliran untuk membaca di perpustakaan. Sebab kapasitas ruangan itu tidak bisa menampung seluruh siswa yang berjumlah 271 siswa. Dia berharap, renovasi perpustakaan ini dapat memacu semangat siswa untuk meningkatkan budaya membaca.
Siswi kelas 4 SD Muhammadiyah Borobudur Nagita Fahrani mengaku senang karena ruang perpustakaan di sekolahnya menjadi luas. "Sebelumnya sempit dan kotor. Sekarang jadi lebih nyaman dan tertata. (Biasanya) baca buku dongeng, kisah nabi, dan komik," ucapnya. (aya)