Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pelayanan Masyarakat seperti Tumpukan Batu Candi, Sebanyak 551 ASN Pemkab Magelang Dilantik di Candi Borobudur

Naila Nihayah • Rabu, 25 Juni 2025 | 14:25 WIB
Pelayanan Masyarakat seperti Tumpukan Batu Candi, Sebanyak 551 ASN Pemkab Magelang Dilantik di Candi Borobudur
Pelayanan Masyarakat seperti Tumpukan Batu Candi, Sebanyak 551 ASN Pemkab Magelang Dilantik di Candi Borobudur

 

MUNGKID – Sedikitnya ada 551 orang dilantik di area Marga Utama, kompleks Candi Borobudur, Selasa (24/6). Upaya itu menjadi langkah tak biasa dalam pelantikan aparatur sipil negara (ASN) tahun ini. Sebab momentum pelantikan tersebut tidak hanya sekadar simbolis, tapi juga sarat makna.

Dari total tersebut, 548 orang merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hasil seleksi tahun 2024. Mereka terdiri atas 274 guru, 249 tenaga teknis, dan 25 tenaga kesehatan. Ditambah tiga orang PNS yang mengikuti pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengibaratkan tumpukan batu Candi Borobudur yang tersusun presisi sebagai cerminan proses pelayanan masyarakat. Harus dibangun secara sabar, tekun, dan terukur.

"Pelayanan kita juga harus dibangun setahap demi setahap dengan integritas dan kesadaran," katanya.

Dengan begitu, akan menjadi mahakarya baru di Pemkab Magelang. Dia juga menegaskan, status ASN, termasuk PPPK bukan sekadar jabatan formal, melainkan amanah besar yang mengikat secara etika dan hukum.

Grengseng menyebut, dengan menerima SK ini, para ASN tidak lagi bebas berperilaku seperti sebelumnya. Ada aturan dan norma yang mengikat. "Saya minta saudara menjaga sikap, perilaku, dan integritas sebagai abdi negara," tegasnya.

Dia pun mengajak seluruh PPPK untuk bekerja profesional dan memahami betul hak, kewajiban, serta larangan dalam status mereka sebagai ASN. "Masyarakat menunggu kiprah nyata dari anda semua. Mari kita bangun pelayanan publik yang berkelas dan bermakna," lontarnya.

Pelantikan yang digelar secara outdoor atau terbuka ini bukan tanpa alasan. Menurut Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Magelang, Azis Amin Mujahidin, Candi Borobudur dipilih sebagai bentuk terobosan baru.

Selain itu, menjadi upaya membangun kesadaran akan nilai-nilai sejarah dan peradaban besar yang tumbuh dari Magelang. "Biasanya pelantikan digelar di ruangan tertutup, sekarang kita coba format berbeda. Apalagi Borobudur adalah simbol peradaban dunia dari abad ke-9," ujar Azis usai pelantikan.

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 3 Bandongan Arinda Vivi mengaku sudah mengabdi di sekolah selama lima tahun sebagai guru honorer. Dia lantas mengikuti seleksi PPPK tahap I tahun 2024 dan lulus. "Senang bisa membanggakan orang tua karena sudah menjadi cita-cita saya selama ini," paparnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#PPPK #Grengseng Pamuji #ASN #Candi Borobudur #Magelang