Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Perkuat Diplomasi Desa dan Kolaborasi Pembangunan, Dubes Tiongkok Blusukan ke Salaman, Magelang

Naila Nihayah • Rabu, 9 Juli 2025 | 16:10 WIB
Perkuat Diplomasi Desa dan Kolaborasi Pembangunan, Dubes Tiongkok Blusukan ke Magelang
Perkuat Diplomasi Desa dan Kolaborasi Pembangunan, Dubes Tiongkok Blusukan ke Magelang

 

MUNGKID – Pemkab Magelang menerima kunjungan dari Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial diplomatik. Tetapi menandai babak baru pendekatan kerja sama antarnegara berbasis pedesaan, pengembangan ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat.

 

Duta Besar RRT Wang Lutong menyebut, kunjungannya ini menjadi bukti nyata bahwa diplomasi tak hanya berlangsung di ibu kota negara. Tetapi juga bisa berakar di desa-desa. Dia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan Tiongkok dalam pengembangan desa dan pengentasan kemiskinan.

 

Tiongkok pun akan mendukung penuh proyek-proyek pembangunan desa yang sejalan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto. Termasuk di Desa Krasak, Salaman yang memiliki potensi pertanian lokal.

 Baca Juga: Gelar HMC 2025, AHM Gali Bakat Ribuan Modifikator Tanah Air

"Tiongkok dan Indonesia sama-sama merupakan negara pertanian besar. Kami melihat banyak potensi kerja sama, tidak hanya dalam pertanian, tetapi juga pariwisata dan pendidikan," ujar Wang di Balai Desa Krasak, Selasa (8/7).

 

Terlebih, kata dia, tahun 2025 menandai 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Tiongkok. Wang menyatakan komitmen Tiongkok untuk menjadikan momen ini sebagai titik penguatan kerja sama dua negara, termasuk pada level desa.

 

Salah satu perhatian Wang dalam kunjungan tersebut adalah produk salak lokal, yang menjadi simbol kekuatan pertanian desa. Dia juga menyinggung soal ekspor salak Indonesia ke Tiongkok meningkat hingga 90 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

 Baca Juga: Semarak HUT 55 Astra Motor, Berikan Komitmen Melangkah Pasti Bersama UMKM

Bagi Wang, fakta ini bukan hanya soal perdagangan. Tetapi menjadi indikator potensi besar desa-desa Indonesia di mata pasar internasional, potensi yang layak dikembangkan bersama secara sistemik.

 

Wakil Bupati Magelang Sahid menuturkan, pemkab menyambut baik peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Tiongkok. Khususnya dalam bidang pertanian modern, teknologi tepat guna, pendidikan, serta inovasi desa.

 

Dia optimistis, kolaborasi antara Kabupaten Magelang dan Tiongkok dapat memberi manfaat besar bagi kedua belah pihak. "Terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa," lontarnya.

 Baca Juga: Dua Belas Anak di Bawah Umur Jadi Korban Kebejatan Guru Ngaji di Kebumen

Sahid juga menegaskan, Pemkab Magelang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan potensi desa, yang kaya akan budaya, sumber daya alam, dan manusia unggul. Perhatian itu diwujudkan dalam beberapa langkah nyata yang telah dan sedang dilakukan.

 

Beberapa di antaranya seperti mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan UMKM dan koperasi desa. Lalu, nendukung sektor pertanian dan pariwisata berbasis potensi lokal, seperti pengembangan desa wisata dan produk unggulan.

 

Kemudian, meningkatkan infrastruktur dasar seperti jalan desa, jaringan irigasi, dan akses internet yang merata. Serta menjalin kemitraan strategis dengan sektor swasta dan mitra internasional untuk mempercepat pembangunan desa.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Magelang Suroso Singgih Pratomo menilai, kunjungan duta besar ini merupakan kesempatan yang luar biasa. "Semua bisa belajar tentang program penurunan angka kemiskinan dengan sistem pengintegrasian antar lintas sektor," ucapnya.

 

Terlebih, kata dia, program pengentasan kemiskinan di Tiongkok bisa menjadi contoh bagi Pemkab Magelang dan khususnya Desa Krasak, Salaman. "Kita mencari role model, program pengentasan kemiskinan yang sudah berhasil," sambungnya.

Editor : Heru Pratomo
#desa #diplomasi #duta besar #Pemkab Magelang #wang #republik rakyat tiongkok #salak