Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Sirupawan untuk Catat Retribusi hingga MCK Pasar Hewan di Seluruh Kabupaten Magelang

Naila Nihayah • Jumat, 22 Agustus 2025 | 02:29 WIB

 

 

Sirupawan untuk Catat Retribusi hingga MCK Pasar Hewan di Seluruh Kabupaten Magelang
Sirupawan untuk Catat Retribusi hingga MCK Pasar Hewan di Seluruh Kabupaten Magelang

MUNGKID – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang mulai menerapkan aplikasi Sistem Pelaporan Penerimaan Retribusi Pasar Hewan (Sirupawan) di Pasar Hewan Muntilan, sejak Sabtu (16/8).

 

Sirupawan digagas oleh Prastyo Nugroho, Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang. 

 

Prastyo menyampaikan aplikasi ini merupakan inovasi untuk aksi perubahan kualitas pelayanan publik yang bertujuan mengoptimalkan pengelolaan retribusi di pasar hewan secara digital. Melalui pengembangan dan penerapan sistem pelaporan berbasis aplikasi digital.

“Diharapkan akan tercipta efisiensi kerja, peningkatan akurasi data, serta kemudahan akses informasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan," ujar Prastyo, Kamis (21/8).  

 

Aplikasi ini terintegrasi dengan platform Magelang Smart Service (MSS) sehingga memudahkan dalam penanganan aplikasi. Sirupawan dirancang untuk mempermudah pencatatan dan pengelolaan retribusi, mulai dari retribusi hewan besar, hewan kecil, kios dan los, timbangan ternak, hingga retribusi parkir dan MCK. 

"Dengan sistem ini, data retribusi akan terekam dan dapat diakses langsung oleh petugas maupun pimpinan secara realtime," lanjutnya.

 Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Ajak Konsumen Rayakan Hari Kemerdekaan Dalam ‘Balloon Fest’ bersama Honda CARE

Menurut salah satu petugas yang ditemui di Pasar Hewan Muntilan, Nur Indah Saputri, inovasi Sirupawan sangat bermanfaat dalam mempermudah pekerjaan karena tidak harus menghitung realisasi retribusi secara manual lagi.  "Selain itu, aplikasi ini juga mudah digunakan oleh admin dari semua pasar hewan di Kabupaten Magelang," kata Nur. 

 

Admin di Pasar Hewan Salaman Ulil Wakhidah  menambahkan, dengan adanya aplikasi Sirupawan pengadministrasian retribusi di pasar hewan menjadi lebih mudah, lebih cepat dan lebih akurat serta transparan. 

"Kelebihan lain dari digitalisasi ini adalah sangat menguntungkan bagi dinas karena bisa merekapitulasi capaian retribusi secara realtime," imbuhnya.

 

Setelah dimulai dari Pasar Hewan Muntilan, penerapan akan dilanjutkan menyeluruh ke pasar hewan lain di Grabag, Ngablak, Windusari, Kaliangkrik, Salaman dan Borobudur.

Selanjutnya, Dispeterikan akan melakukan evaluasi teknis terhadap jalannya aplikasi. Ke depan, aplikasi ini juga berpotensi dikembangkan untuk bidang pelayanan publik lain, sebagai bagian dari transformasi digital pemerintah daerah. (uma/pra)

 

 

Editor : Heru Pratomo
#pasar hewan #UPTD #Muntilan #retribusi #Magelang