Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Baznas Kabupaten Magelang Salurkan Bantuan Rp 251,6 Juta, Bupati: Zakat Bukan Hanya Kewajiban, tapi Instrumen Pembangunan

Naila Nihayah • Jumat, 5 September 2025 | 16:10 WIB
Bupati Magelang menyerahkan bantuan kepada warga di Pendopo Merapi, Rumah Dinas Bupati Magelang, Kamis (4/9).
Bupati Magelang menyerahkan bantuan kepada warga di Pendopo Merapi, Rumah Dinas Bupati Magelang, Kamis (4/9).
 




MUNGKID – Ratusan warga menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Magelang melalui program penyaluran by proposal. Bantuan senilai Rp 251,6 juta itu mencakup beberapa hal. Seperti hutang pendidikan, hutang kesehatan, hingga bantuan lembaga atau tempat ibadah.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan, zakat tidak hanya sebatas kewajiban agama, melainkan juga instrumen sosial untuk mengurangi kesenjangan. "Bantuan ini bukan sekadar solusi jangka pendek. Saya berharap bisa menjadi pemantik semangat warga untuk bangkit, mandiri, dan berdaya," ujarnya di Pendopo Merapi, Kamis (4/9).
Baca Juga: Tips Ala Honda Istimewa, Merawat Busi Untuk Menjaga Performa Sepeda Motor Honda

Program by proposal, lanjutnya, membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan secara langsung. Inovasi seperti ini, menurut dia, perlu didukung karena mencerminkan semangat gotong royong khas masyarakat Magelang.

Grengseng juga mengajak penerima memanfaatkan bantuan secara bijak. "Gunakan sebagai modal awal memperbaiki kehidupan. Jangan berhenti bermimpi dan berusaha," pesannya.

Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga zakat, dia ingin membangun ekosistem yang saling menguatkan. "Setiap warga harus punya kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang," tegas Grengseng.
 
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Ajak Main Game Online Bareng di BeAT And Battle

Ketua Baznas Kabupaten Magelang M Kholid As’adi melaporkan, sejak Januari hingga Agustus 2025, Baznas telah menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 6,6 miliar, dari target Rp 9 miliar pada akhir tahun.

Adapun bantuan yang disalurkan kali ini mencakup hutang pendidikan sebanyak 22 penerima dengan total Rp 39,7 juta. Lalu, hutang kesehatan sebanyak 18 penerima dengan jumlah Rp 24,4 juta dan akomodasi kesehatan sebanyak 6 penerima, total Rp 10,5 juta.

Kemudian, bantuan kursi roda dan biaya hidup lansia sebanyak empat penerima dengan total Rp7 juta. Lalu, bantuan ekonomi produktif ada 44 penerima dengan total Rp 46,5 juta serta bantuan lembaga atau tempat ibadah 45 penerima dengan total Rp 123,5 juta.
 
Baca Juga: Warga Tak Dengar Tembakan di Markas Brimob Kutoarjo, 16 Pendemo Butuh Perawatan Medis

"Total ada 139 penerima dengan nilai bantuan Rp 251.687.000," jelas Kholid.

Tidak berhenti di situ, Baznas Kabupaten Magelang menyiapkan sejumlah program hingga akhir 2025. Antara lain jambanisasi bersama dinas kesehatan, bantuan bagi anak stunting bekerja sama dengan dinas pendidikan, pelatihan kerja dengan disperinaker, bantuan penampungan air bersih di 21 kecamatan, serta pembinaan mualaf dan bantuan bagi guru ngaji. (aya)
 
 
 
Editor : Heru Pratomo
#Bupati Magelang #Grengseng Pamuji #zis #zakat #BAZNAS #Pendopo Merah Putih