MUNGKID – PT Taman Wisata Borobudur (TWB) menghelat kegiatan Shake Out Run dan Yoga Wellness. Program perdana ini digagas sebagai bagian dari dukungan terhadap rangkaian Borobudur Marathon, sekaligus penguatan kampanye spiritual wellness yang kini tengah ditekankan pengelola.
Commercial Group Head PT TWB AY Suhartanto menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi sarana penyegaran fisik dan mental bagi para tamu yang akan mengikuti Borobudur Marathon. "Ini sebagai refreshment, mempersiapkan fisik, mengenal medan, dan sekaligus refreshing sebelum lari besok (kemarin, Red) pagi," ujarnya, Sabtu (15/11).
Baca Juga: Dari Sabang hingga Merauke, 32.373 Bikers Jalin Persaudaraan di Honda Bikers Day 2025
Kegiatan perdana ini diikuti total 207 peserta, terdiri dari 110 pelari dan 97 peserta yoga. Para peserta berasal dari kalangan remaja hingga orang dewasa, serta sejumlah komunitas olahraga dari Jawa Tengah dan DIJ.
Untuk sesi yoga, kegiatan digelar sebagai bentuk implementasi tema besar TWB, yakni spiritual wellness. "Karena branding kami adalah spiritual wellness, kegiatan yoga ini memberi ruang kepada komunitas yoga untuk menikmati udara yang penuh energi di Borobudur," bebernya.
Sementara untuk Shake Out Run digelar dengan jarak 3 kilometer menggunakan rute khusus di area dalam Borobudur. "Dari sini mengikuti inner road, andong road, sampai pos 8, terus ke pos 1, tembus marga utama, lalu kembali lagi ke BCC," imbuhnya.
Baca Juga: Jawara Modifikator Pamerkan Karya di Pesta Akbar Honda Modif Contest
Rute tersebut, katanya, merupakan lintasan khusus yang berada di kawasan otoritatif PT TWB, memberikan pengalaman berlari dengan lanskap Borobudur yang khas. Nantinya, TWB berencana menggelar kegiatan serupa setiap bulannya.
Ke depan, lanjut AY Suhartanto, berbagai komunitas olahraga akan diajak terlibat untuk memperkuat citra Borobudur sebagai tujuan sport tourism keluarga. "Kita ingin membangun Borobudur sebagai sport tourism untuk keluarga, yang bisa datang dengan anak-anak atau orang tua. Energi pagi di sini sangat tinggi," ujarnya.
Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM) Gistang Panutur menyebut, penguatan destination management dan pengembangan wisata kebugaran menjadi fokus perusahaan. Apalagi tren wisata olahraga dan wellness sedang meningkat secara global.
Baca Juga: Geger Keraton Solo dengan Dua Raja Kembar, Putra Mahkota Gusti Purbaya vs KGPH Hangabehi: Siapa Paku Buwono XIV yang Sah?
Dia mengutarakan, destination management sudah menjadi fokus dan akan terus dikembangkan. "Sport tourism dan wellness tourism sedang berkembang, dan kami sebagai destinasi pariwisata juga akan terus bergerak ke sana," ujar Gistang.
Dia menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah awal memberikan pengalaman olahraga di lingkungan Borobudur. "Ke depannya, pintu kami akan terbuka bagi siapa saja yang ingin menikmati Candi Borobudur sambil berolahraga," lontarnya.
Gistang mengungkapkan, ke depan rute lari akan dibuka untuk masyarakat secara lebih luas. Kegiatan pagi seperti jogging dan bersepeda akan difasilitasi melalui sistem yang sedang dipersiapkan. "Kami juga sekalian trial," sambung dia. (aya)