Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

PSC 119 Kota Magelang Raih Penghargaan Nasional, Bukti Kesiapsiagaan Nyawa di Kota Kecil

Naila Nihayah • Selasa, 9 Desember 2025 | 00:41 WIB

 

Kepala Dinkes Kota Magelang saat menerima penghargaan dalam ajang PSC 119 Award 2025 yang digelar Kementerian Kesehatan RI di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (7/12).   
Kepala Dinkes Kota Magelang saat menerima penghargaan dalam ajang PSC 119 Award 2025 yang digelar Kementerian Kesehatan RI di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (7/12).  
 

MAGELANG — Upaya Kota Magelang memperkuat layanan kegawatdaruratan medis akhirnya mendapatkan pengakuan nasional. Unit Pelaksana Teknis Public Safety Center (PSC) 119 Kota Magelang meraih posisi ketiga dengan predikat Silver kategori 'Tanggap Cermat' dalam ajang PSC 119 Award 2025, Minggu (7/12).

 

Untuk diketahui, ajang PSC 119 Award 2025 menobatkan tiga daerah terbaik, yaitu PSC 119 Kota Bandung – Platinum 'Respon Prima', PSC 119 Kabupaten Soppeng – Gold 'Siaga Utama', dan PSC 119 Kota Magelang – Silver 'Tanggap Cermat'.

 Baca Juga: Wedding Organizer Ayu Puspita Diduga Gelapkan Dana Klien, Catering Tak Muncul dan Resepsi Berantakan

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut, penghargaan ini sebagai bentuk legitimasi atas kerja keras tim PSC 119 dalam menyelamatkan warga pada kondisi kritis. Mulai dari kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, hingga kondisi ibu hamil berisiko.

 

Menurutnya, kecepatan adalah nyawa dalam layanan kesehatan. "PSC bukan sekadar ambulans pemindah pasien, tapi sistem yang memastikan warga mendapat pertolongan di detik genting," ujar Damar, Senin (8/12).

 

Dia memastikan, pemkot akan terus meningkatkan dukungan. Termasuk modernisasi armada ambulans hingga peningkatan kompetensi petugas.

 Baca Juga: Bupati Aceh Selatan Pergi Umroh Saat Daerahnya Dilanda Bencana, Prabowo Perintahkan Mendagri: Pecat Saja!

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang Istikomah mengatakan, fondasi utama PSC Magelang ada peran strategi anggaran, pelatihan tenaga medis, hingga fasilitas yang memadai.

 

Menurut dia, dukungan pemerintah tidak hanya berupa pembiayaan, tetapi juga penguatan regulasi, penyediaan SDM terlatih, obat-obatan, serta operasional 24 jam. Semua layanan PSC 119 diberikan tanpa biaya kepada warga.

 

Terlebih, kata Istikomah, layanan tersebut bukan pekerjaan satu institusi. "Ini hasil kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat yang percaya pada layanan publik berbasis respons cepat," katanya.

 Baca Juga: Hotel di Magelang Bidik Lonjakan Wisatawan di Momen Nataru, Pelaku Industri Optimistis Hunian Capai di Atas 80 Persen

Selain layanan gawat darurat, lanjut dia, PSC 119 Kota Magelang juga dinilai unggul dalam inovasi berbasis kebutuhan warga. Beberapa program yang dikembangkan antara lain Siaga Antar Pasien (SIGAP), Siaga Among Raga (SIAMOR), Siaga Gawat Darurat Ibu Hamil (SIGAR BUMI), hingga homecare untuk pasien dengan kesulitan mobilitas.

 

Inovasi tersebut disebut turut mendorong pencapaian indikator pembangunan kesehatan daerah dan mendukung prioritas nasional di sektor layanan darurat terpadu. Selain itu, predikat tersebut menjadi pembuktian bahwa kesiapsiagaan medis tidak ditentukan oleh skala kota, tetapi keseriusan mengelola layanan. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Bandung #award #Sigap #serangan jantung #Kemenkes #Dinkes #psc 119 #soppeng #Sigar Bumi #siamor #Damar #dAMAR PRASETYONO #homecare #Kota Magelang