Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Fajar Perdana 2026: Intip Magisnya Siluet Stupa Borobudur di Tengah Kabut Menoreh

Guntur Aga Tirtana • Kamis, 1 Januari 2026 | 20:47 WIB

Wisatawan menyaksikan matahari terbit saat program Sunrise Borobudur di Taman Wisata Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, kemarin (1/1). Sekitar seratus wisatawan lokal dan mancanegara berkesempatan meni
Wisatawan menyaksikan matahari terbit saat program Sunrise Borobudur di Taman Wisata Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, kemarin (1/1). Sekitar seratus wisatawan lokal dan mancanegara berkesempatan meni

Semburat cahaya pertama di tahun 2026 disambut dengan penuh khidmat dari puncak Candi Borobudur, Kamis (1/1). Meski langit sempat diselimuti mendung tipis, gairah ratusan wisatawan untuk berburu fajar perdana di warisan dunia ini tak surut sedikit pun.

Sejak pukul 04.00 WIB, para pemburu sunrise sudah memadati Borobudur Cultural Center (BCC). Mengenakan sandal upanat dan membawa senter, mereka dipandu menuju struktur candi untuk menantikan momen sakral pergantian tahun.

Pukul 04.30 WIB, langkah kaki wisatawan mulai menapaki batuan candi di tengah kabut tipis perbukitan Menoreh. Begitu cahaya pagi muncul perlahan di ufuk timur, siluet stupa yang megah menciptakan suasana magis yang menenangkan.

Baca Juga: Mandiri lewat Telur Moe, Kelompok Difabel Binaan Muhammadiyah Raih Sertifikat Internasional dari AS

Momen ini didominasi wisatawan mancanegara (wisman). Shureen, turis asal Malaysia, mengaku takjub dengan pengalaman pertamanya merayakan tahun baru di Indonesia. "Sangat senang bisa melihat sunrise di sini. Harapannya, semoga semua rencana di tahun ini terkabul," ungkapnya.

Senada, Yunita Fahmi, wisatawan asal Jakarta, sengaja memilih Borobudur karena menawarkan sensasi yang berbeda dibanding lokasi lain. "Candi Borobudur punya keunikan sendiri. Kita berharap sunrise ini makin mendunia karena memang suasananya beda sekali," katanya yang datang bersama sang putri.

Tak hanya menyuguhkan pemandangan, PT Taman Wisata Borobudur (TWB) juga menggelar tradisi unik menyambut pengunjung pertama 2026. Melalui kirab bregada dari pintu masuk utama menuju area Marga Utama, pengelola memberikan apresiasi khusus bagi turis yang datang paling awal.

Baca Juga: Resmi Berlaku! Perbup Nomor 43 Tahun 2025, Toko Swalayan di Kulon Progo Haram Pakai Kantong Plastik

Direktur Operasi InJourney Destination Management (IDM), Indung Purwita Jati, menyebut animo pengunjung pada fajar pertama 2026 ini sangat tinggi. Tercatat ada 80 wisatawan yang mengikuti program sunrise, melampaui target harian pengelola.

"Program ini terus kami kembangkan untuk memberikan pengalaman berkesan, baik bagi wisman maupun wisnu. Selain sunrise, kami juga punya paket sunset," jelas Indung.

Baca Juga: Ini 10 Sekolah Berprestasi Versi Puspresnas: SD Muhammadiyah Condongcatur Juara Pertama!

Sebagai bentuk kepedulian lingkungan, empat wisatawan pertama yang beruntung—Elly Tjokro (Surabaya), Fara Atika (Magelang), Hang Jongsoon (Korea), dan Daria (Brazil)—diajak melakukan aksi simbolis menanam bibit pohon bungur di area Marga Utama.

"Pemberian cendera mata dan penanaman pohon ini adalah upaya kami menghadirkan customer experience yang berkesan. Harapannya, mereka menjadi agen promosi positif bagi Borobudur ke dunia internasional,"

Editor : Heru Pratomo
#wisatawan #Fajar #malaysisa #InJourney Destination Management #Korea Selatan #Candi Borobudur #sunrise #Magelang #Taman Wisata Borobudur