MAGELANG - Sebuah mobil Honda Jazz terbakar di kawasan Magelang Utara, Kota Magelang, Selasa (26/1). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, polisi masih memburu pengemudi mobil tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Peristiwa kebakaran mobil itu terjadi di Jalan Jeruk sekitar pukul 10.30. Mobil Honda Jazz tahun 2018 bernomor polisi H 1570 QO tersebut terbakar saat melaju dari arah timur (Jalan A Yani) ke barat (Jalan Jeruk).
Komandan Regu Pleton B Damkar Kota Magelang Ferry Yulianto menjelaskan, damkar menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.30. "Begitu ada informasi kebakaran mobil, kami langsung meluncurkan empat unit mobil pemadam kebakaran," katanya di lokasi.
Empat unit tersebut terdiri dari dua unit penyerang dan dua unit suplai air. Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit. Namun, petugas menghadapi kendala karena bahan bakar minyak (BBM) dari mobil yang terbakar terus mengalir dan membuat api sulit dipadamkan.
Kondisi tersebut membuat tim damkar harus menunggu sampai bahan bakar di tangki habis. "Agar api bisa benar-benar dipadamkan," jelas Ferry.
Kapolsek Magelang Utara Kompol Seodjarwanto menyebut, laporan soal kebakaran itu diterima dari warga sekitar pukul 10.15. Saat itu, mobil Honda Jazz yang melintas tiba-tiba mengeluarkan percikan api. "Percikan api awalnya kecil, namun lama-kelamaan membesar hingga membakar seluruh bagian mobil," bebernya.
Saat kejadian, kata dia, pengemudi masih berada di dalam kendaraan dan segera meminta pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya keluar dari mobil. Polisi kemudian berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait untuk melakukan penanganan di lokasi.
Beruntung, kebakaran dapat segera teratasi dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Terkait pemilik kendaraan, pihak kepolisian menyebut yang bersangkutan belum berada di lokasi dan masih dalam upaya pencarian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk sementara pemilik mobil masih dalam lidik. Kita akan upayakan segera menghadirkannya guna kepentingan penyelidikan," lontarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara sumber api berasal dari percikan di sekitar kran atau lubang pengisian bahan bakar. Meski demikian, dia belum menarik kesimpulan dan masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan bersama tim penyidik Polres Magelang Kota.
"Kami belum berasumsi lebih jauh, termasuk soal dugaan pengambilan BBM atau lainnya. Semua masih kami dalami," tegas Seodjarwanto. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo