Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Presiden Prabowo di Magelang: Kemandirian Energi Adalah Syarat Mutlak Negara Besar untuk Bertahan

Naila Nihayah • Kamis, 9 April 2026 | 17:43 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menekan tombol sirine yang menandai peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Kamis (9/4).
Presiden Prabowo Subianto saat menekan tombol sirine yang menandai peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Kamis (9/4).

 

 

MUNGKID - Penyalaan sirine dan penandatanganan prasasti oleh Presiden Prabowo Subianto menandai peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang. Peresmian itu dilakukan oleh menjadi babak baru dalam mendukung kemandirian energi yang digadang-gadang menjadi syarat bagi negara besar untuk bertahan dan berdaulat.

Rombongan Presiden tiba di kompleks PT VKTR sekitar pukul 11.35. Kemudian, Prabowo diajak oleh Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk Anindya Novyan Bakrie melihat sejumlah armada listrik yang diproduksi pabrik. Setelah itu, mereka memasuki bus TransJakarta, sembari berbincang hangat. Barulah sekitar pukul 11.53 tiba di lokasi peresmian.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bahlil Lahadalia, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Indonesia Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut mendampingi Prabowo. Hadir pula Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, Gubernur Akmil, serta instansi terkait.

Baca Juga: Sepuluh Kali Oplos LPG Subsidi Jadi Nonsubsidi, Buruh Harian Lepas di Bantul Raup Untung Rp 100 Ribu per Tabung

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan, kemandirian energi menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan sebuah negara. Selain pangan, sektor energi merupakan penentu utama kedaulatan bangsa di tengah ketidakpastian global. "Kalau kita ingin tetap merdeka dan bertahan, kita harus mandiri. Dan energi adalah salah satu bidang yang sangat menentukan," ujarnya, Kamis (9/4).

Dia mengatakan, di tengah krisis global dan meningkatnya kekhawatiran banyak negara terhadap ketersediaan energi, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis karena kekayaan sumber daya alamnya. Namun, dia mengingatkan, ketergantungan pada energi fosil harus segera dikurangi. Karena itu, pemerintah terus mendorong percepatan transisi energi bersih dan terbarukan.

Dorongan itu, lanjut dia, satu di antaranya dapat dilakukan melalui elektrifikasi di sektor transportasi. Penggunaan kendaraan listrik, termasuk bus dan truk, dinilai sebagai langkah nyata untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengurangi emisi karbon. "Walaupun kita kaya sumber daya, kita harus hemat energi dan mulai beralih ke energi bersih," tegasnya.

Baca Juga: Ini Dia Perbedaan Ayam Kampung dan Ayam Broiler, Mana yang Lebih Sehat Dikonsumsi?

Prabowo menekankan, penguasaan teknologi harus diikuti dengan industrialisasi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dia menyebut, industrialisasi sebagai tahap penting dalam kebangkitan suatu bangsa, dari penguasaan teknologi hingga produksi massal.

Peresmian pabrik kendaraan listrik ini dinilai sebagai bagian dari proses tersebut, sekaligus tonggak penting dalam membangun industri otomotif berbasis listrik di dalam negeri. "Inilah yang kita harapkan dari putra-putri bangsa, ikut serta dalam industrialisasi dan transformasi bangsa," kata Prabowo.

Presiden juga mengapresiasi langkah PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk yang dinilai konsisten mengembangkan kendaraan listrik komersial sejak beberapa tahun terakhir. Menurutnya, inisiatif tersebut sejalan dengan kebutuhan nasional dalam mengurangi ketergantungan energi fosil sekaligus membangun industri dalam negeri.

Baca Juga: Ini Dia “Monster” Rempah-Rempah yang Bikin Penyakit Kabur!

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mendorong pemerintah daerah hingga institusi negara untuk mulai menggunakan produk kendaraan listrik dalam negeri, khususnya bus dan truk. Dia mencontohkan, Pemprov Jawa Tengah yang telah memesan puluhan unit bus listrik. "Kita harapkan daerah lain juga berpihak pada produk bangsa sendiri," paparnya.

Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk Anindya Novyan Bakrie menuturkan, pabrik ini merupakan bagian dari misi besar untuk membangun kemandirian industri nasional. Sekaligus mendukung target pemerintah dalam transisi energi dan pengurangan subsidi BBM. "Bus ini kendaraan massal. Dampaknya langsung terasa, baik untuk efisiensi maupun lingkungan," bebernya. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#pt vktr #anindya novyan bakrie #Presiden Prabowo #kendaraan listrik #Magelang