MUNGKID - Tren wisata menggunakan mobil klasik Volkswagen (VW) di kawasan Borobudur semakin meningkat. Dari tiga paket perjalanan yang ditawarkan, wisatawan lebih banyak memilih paket short trip berdurasi sekitar dua jam karena dinilai lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan.
Ketua Komunitas VW Cabrio Borobudur Prana Aji menyebut, dalam durasi yang relatif singkat, wisatawan tetap mendapatkan pengalaman lengkap. Rute short trip umumnya mengunjungi sejumlah titik di sekitar kawasan Borobudur, termasuk desa wisata dan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Paket itu biasanya mencakup dua kunjungan dan satu spot swafoto," ujarnya, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: Petugas TPR Parangtritis Kena Sabetan Celurit, Pelaku Masih Dicari Polisi
Konsep ini, kata Aji, dirancang untuk mengakomodasi wisatawan yang memiliki waktu terbatas, namun tetap ingin menikmati suasana pedesaan dan aktivitas lokal.
"Dua jam itu cukup untuk singgah ke dua lokasi UMKM dan satu titik foto. Jadi tetap padat tapi tidak terlalu lama," katanya.
Dia menjelaskan, keberadaan VW tour juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan ekonomi lokal. Sejak awal, komunitas VW di Borobudur berkomitmen mengintegrasikan rute perjalanan dengan kunjungan ke pelaku UMKM.
Baca Juga: Penjualan Anjlok, Pemilik Pangkalan LPG di Kulon Progo Tak Berani Stok Banyak LPG Nonsubsidi
Beberapa destinasi yang kerap disinggahi antara lain sentra rengginang di Wanurejo hingga perajin gula kelapa di Karangrejo. Kehadiran wisatawan melalui paket VW dinilai turut meningkatkan kunjungan dan penjualan produk lokal. "Kami memang punya komitmen mendukung UMKM," bebernya.
Pola kunjungan wisatawan juga mengalami perubahan. Pada hari biasa, wisata berbasis grup lebih mendominasi, bahkan bisa melibatkan puluhan unit VW dalam satu keberangkatan.
"Kalau hari biasa itu grup, bisa 30 sampai 40 mobil sekali jalan karena gabungan komunitas," imbuhnya.
Sebaliknya, saat akhir pekan, wisata lebih didominasi oleh keluarga dengan jumlah kendaraan lebih sedikit, namun frekuensi perjalanan lebih sering.
Baca Juga: Ekspresikan Kreativitas , Astra Motor Yogyakarta Sukses Gelar Laki Code 2026
Dia mencontohkan, dalam satu hari bisa dua sampai tiga kali jalan, meskipun mobilnya cuma empat atau lima.
Untuk mengakomodasi permintaan yang fluktuatif, lanjut Aji, komunitas VW menerapkan sistem giliran antaranggota. Saat ini, Komunitas VW Cabrio Borobudur memiliki sekitar 54 unit kendaraan yang dikelola bersama.
Setiap pemesanan akan dialokasikan berdasarkan daftar antrean anggota, sehingga peluang mendapatkan penumpang relatif merata. "Semua anggota kebagian, walaupun tidak bisa sama persis. Tapi kita atur supaya adil," paparnya.
Baca Juga: Panpel Sesalkan Flare Menyala Lagi di Stadion Manahan Solo: 8 Orang Sesak Napas, Anak Kecil Ketakutan, Sanksi Berat Membayangi
Selain short trip berdurasi dua jam dengan tarif sekitar Rp 400 ribu, tersedia juga paket lain seperti medium trip selama tiga jam seharga Rp 550 ribu dan long trip lima jam seharga Rp 700 ribu.
Untuk pengalaman berbeda, wisatawan juga dapat memilih paket sunrise yang mengarah ke titik-titik populer, seperti Punthuk Setumbu dan Enam Langit. (aya/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita