Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pulkam, Ahli Nuklir Pimpin DLH Kabupaten Magelang Siapkan Produksi Plastik Biodegradable dari Bahan Pati Ketela

Naila Nihayah • Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:50 WIB

 

Bupati Magelang melantik dan mengambil sumpah jabatan para eselon II di Pendopo drh Soepardi, Jumat (10/7).
Bupati Magelang melantik dan mengambil sumpah jabatan para eselon II di Pendopo drh Soepardi, Jumat (10/7).

 

 

 

 

MUNGKID - Seorang ahli nuklir kini memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang. Nanang Triagung Edi Hermawan, yang sebelumnya berkarier di Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) selama lebih dari dua dekade resmi dilantik sebagai kepala DLH di Pendopo drh Soepardi, Jumat (10/7).

Pelantikan Nanang menjadi sorotan karena dia merupakan satu-satunya pejabat yang dilantik dari luar lingkungan Pemkab Magelang. Putra daerah asli Srumbung itu pulang kampung (pulkam) kembali ke Magelang setelah 23 tahun mengabdi di bidang pengawasan keselamatan nuklir dan lingkungan.

 Di Bapeten, Nanang juga menangani proteksi masyarakat dan keselamatan lingkungan. "Jadi sebenarnya tidak jauh berbeda, hanya pendekatannya saja yang berbeda," ujar Nanang usai pelantikan.

Baca Juga: Buang Bayi di KA Sancaka, Pasangan Kekasih Ditangkap di Jogja dan Tegal

Dia menempuh pendidikan S1 Teknik Nuklir di UGM, melanjutkan S2 di ITB dengan bidang yang sama, dan meraih gelar doktor (S3) Ilmu Komputer di UGM. Latar belakang akademik dan profesional tersebut, menurutnya, dapat menjadi bekal untuk memperkuat kebijakan lingkungan di daerah.

Nanang menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal dan percepatan program yang telah tertuang dalam rencana strategis DLH. Dalam tiga bulan pertama, dia akan memetakan persoalan, tantangan, serta peluang pengembangan kebijakan lingkungan di Kabupaten Magelang.

 Program yang sudah berjalan, lanjut dia, tentu akan dilanjutkan dan akselerasi. "Kami lihat mana yang perlu diperkuat, terutama dalam menjawab kebutuhan daerah," jelasnya.

Baca Juga: Berawal dari Kecurigaan Tengkulak Salaman, Aksi Pencurian 100 Kg Kapulaga di Tempuran Akhirnya Terbongkar

Nanang juga membuka peluang penerapan teknologi berbasis nuklir secara tidak langsung dalam pengelolaan lingkungan. Satu contohnya adalah pengembangan material ramah lingkungan seperti plastik yang mudah terurai.

Secara teknologi, katanya, ada cara memproduksi plastik biodegradable dari bahan sederhana seperti pati ketela. "Ini bisa kita dorong agar masyarakat mulai beralih ke produk yang lebih ramah lingkungan," bebernya.

Selain itu, dia menyebut, teknologi tertentu juga dapat digunakan dalam proses pemilahan sampah, termasuk memisahkan material organik dan logam secara lebih efisien. Namun, penerapan tersebut tetap akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi daerah.

Baca Juga: Fakta Baru Terungkap, Begini Awal Mula Dugaan Pembakaran Tiga Santri di Ponpes Lombok

Meski bakal menggunakan pendekatan teknologi, Nanang menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai fondasi utama pengelolaan lingkungan di Magelang. Menurutnya, budaya hidup bersih, tertata, dan harmonis dengan alam sudah lama menjadi bagian dari masyarakat setempat.

Terlebih, kata dia, Magelang merupakan daerah yang kaya nilai lokal terkait lingkungan. "Itu yang harus kita hidupkan kembali, terutama untuk generasi muda, agar lebih peduli terhadap lingkungan," paparnya.

Proses seleksi yang mengantarkan Nanang ke jabatan tersebut berlangsung terbuka dan kompetitif. Dia mengikuti seluruh tahapan mulai dari seleksi administrasi, uji gagasan, tes berbasis komputer (CAT), hingga wawancara.

Baca Juga: Info Ala Honda Istimewa, Cegah Kerak Karbon Pada Motor Menggunakan Carbon Cleaner Honda

Sementara itu, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menegaskan, seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel. "Saya tegaskan, proses ini bebas dari praktik koruptif. Kalau ada yang mencatut nama bupati atau wakil bupati, silakan laporkan langsung kepada saya," tegasnya.

Selain kepala DLH, sejumlah pejabat lain yang dilantik antara lain Pj Sekda David Rudiyanto, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Sosial dan SDM Agus Widodo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agung Purwadi, serta beberapa kepala dinas lainnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#ahli nuklir #plastik biodegradable #bapeten #Bupati Magelang #Grengseng Pamuji