Apa Itu Asalha Mahapuja? Ini Makna di Balik Kirab yang Tutup Jalur Borobudur Magelang Minggu 26 Juli 2026

Azri Ghaida Nur Ilya Nahdi • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:57 WIB
Perayaan Asalha Mahapuja 2569 BE/2025 di Borobudur. (Kemenag)
Perayaan Asalha Mahapuja 2569 BE/2025 di Borobudur. (Kemenag)

 


RADAR PURWOREJO - Jalur penghubung Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah akan ditutup sementara bagi kendaraan bermotor, Minggu (26/7/2026) karena kirab peringatan Asalha Mahapuja.

Asalha Mahapuja merupakan peringatan yang mengenang momen ketika Buddha Gautama menyampaikan khotbah pertamanya kepada lima orang pertapa, yakni Kondanna, Vappa, Bhaddiya, Mahanama, dan Assaji, di Taman Rusa Isipatana, India.

Khotbah pertama itu dikenal dengan nama Dhammacakkappavattana Sutta, yang berarti Pemutaran Roda Dharma, berisi ajaran tentang Empat Kebenaran Mulia (Cattari Ariya Saccani). Sebagai landasan pokok ajaran Buddha soal penderitaan dan cara mengakhirinya.

Baca Juga: Driver Ojol, Pedagang Online, dan Dosen: Tiga Orang di Balik Gugatan Kuota Hangus ke MK


Peristiwa inilah yang menandai terbentuknya Tiratana, atau Tiga Permata dalam ajaran Buddha, yaitu Buddha, Dhamma (ajaran), dan Sangha (komunitas biksu-biksuni).

Dalam kalender Buddhis, Asalha jatuh dua bulan setelah Waisak, sehingga kedua perayaan ini memang berdekatan.

Tahun ini, kirab Asalha Mahapuja 2570 BE digelar Sangha Theravada Indonesia. Dimulai dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Minggu (26/7/2026).

Kepala Urusan Pembinaan Operasi Satuan Lalu Lintas Polresta Magelang, Iptu Rosyid Budiyanto, menjelaskan sterilisasi jalur akan dimulai pukul 11.00 WIB, sementara kirab sendiri direncanakan mulai bergerak pukul 13.00 WIB.

Baca Juga: Akan Dikelola Mitra, Pemkab Purworejo Genjot PAD dari Pengelolaan Hotel Ganesha


Rosyid memperkirakan belasan ribu orang bakal mengikuti prosesi ini, sejalan dengan peringatan Asalha Mahapuja tahun-tahun sebelumnya yang rutin menyedot ribuan umat Buddha dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.


Selama kirab berlangsung, jalur Candi Mendut menuju Candi Borobudur akan ditutup total bagi kendaraan bermotor, begitu pula jalur Srowol-Candi Mendut.


Bagi bus dan truk dari arah Palbapang yang hendak menuju Borobudur atau Purworejo, akan diarahkan melintasi jalur Blondo.

Baca Juga: Perkuat Komitmen Hadirkan Layanan Servis Motor Terbaik, Ribuan Teknisi Bengkel AHASS Asah Kompetensi di Technical Skill Contest


Sementara kendaraan kecil dengan tujuan sama akan dialihkan lewat Dusun Cabean, hingga menembus perempatan Masjid Kubah Emas.


Jalur Mendut-Borobudur akan dibuka kembali secara bertahap begitu rombongan kirab paling belakang telah tiba di pertigaan Brojonalan, Borobudur.


Jika terjadi kepadatan di ruas Brojonalan menuju Karet (Mendut), petugas akan mengalihkan kendaraan lewat jalur Sigug, sebelum kembali tembus di persimpangan yang sama.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
asalha mahapuja Candi Mendut Kirab apem Candi Borobudur Magelang