Diduga gegara Korsleting, Mebel dan Koleksi Buku Perpustakaan SMPN 1 Tegalrejo Magelang Terbakar

Naila Nihayah • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 21:12 WIB
Bangunan perpustakaan di SMP Negeri 1 Tegalrejo terbakar, Selasa (29/9) dini hari.
Bangunan perpustakaan di SMP Negeri 1 Tegalrejo terbakar, Selasa (29/9) dini hari.

 

 

 

 

 

MUNGKID - Kebakaran melanda bangunan perpustakaan SMP Negeri 1 Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Selasa (29/9) dini hari. Peristiwa itu menghanguskan sebagian besar buku dan perlengkapan perpustakaan serta mebel kelas, dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 1,5 miliar.

Kepala sekolah SMPN 1 Tegalrejo, Sunarto menyebut, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan setelah kebakaran. Untuk sementara, siswa kelas VIII yang sebelumnya menggunakan perpustakaan sebagai ruang belajar dipindahkan ke aula sekolah.

Kebakaran tersebut, kata dia, menyebabkan sebagian besar koleksi buku dan barang yang berada di dalam perpustakaan terbakar. Selain itu, sejumlah perabot kelas juga tidak dapat diselamatkan. Sunarto menyebut, seluruh perlengkapan mebel untuk satu kelas ikut terbakar.

Baca Juga: Speeder Team ITNY Raih Dua Gelar di KMLI XIV, Perjalanan Panjang Menuju Pentas Internasional

 Di antaranya sekitar 32 kursi siswa, sekitar 16 meja panjang yang masing-masing digunakan dua siswa, serta meja dan kursi guru. "Kalau dihitung secara keseluruhan, kerugiannya sementara sekitar Rp 1,5 miliar," ujarnya saat ditemui.

Sunarto menuturkan, kebakaran diketahui sekitar pukul 01.00. Sebelumnya, petugas keamanan sekolah sempat melakukan patroli sekitar pukul 00.30, tetapi saat itu belum melihat adanya api. Api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang berada di sekitar sekolah. Dari lantai dua, petugas melihat kobaran api cukup tinggi dari area sekolah.

Petugas lantas berlari menuju lokasi dan berupaya melakukan pemadaman. Mereka juga langsung menuju pemadam kebakaran Tegalrejo untuk meminta bantuan.

Baca Juga: Lahan Tidur Rutan Wates Disulap Jadi Lahan Produktif Warga Binaan

 "Di atas (bangunan) masih ada asap dan percikan, tetapi di bagian bawah masih cukup besar karena banyak buku," tuturnya.

Sunarto menduga, kebakaran berkaitan dengan korsleting listrik. Sebab, pada malam hari tidak ada aktivitas di dapur sekolah. Bangunan yang terbakar merupakan bangunan lama yang sebelumnya digunakan sebagai perpustakaan.

Kapolsek Tegalrejo AKP Zubaidah mengatakan, pemeriksaan TKP dilakukan tim Inafis Polres Magelang sekitar pukul 09.00 hingga 11.00. Dari pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran dipicu korsleting akibat instalasi listrik yang tidak sesuai standar.

Baca Juga: Senyum Ramah dan Bahasa Jawa Halus, Sosok Mas-Mas di TikTok Ini Bikin Penonton Terpukau 

"Dugaan sementara korsleting dari instalasi listrik yang tidak standar," kata Zubaidah.

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan adanya stopkontak tempelan yang pemasangannya tidak sesuai standar. Stopkontak tersebut menggunakan kabel serabut. Polisi juga menemukan sisa dispenser di lokasi.

Bagian logam dispenser masih terlihat, sedangkan bagian berbahan plastik telah terbakar. Polisi menduga dispenser tersebut kemungkinan masih terhubung dengan stopkontak yang tidak standar.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Memandikan Meriam Beranak untuk Memohon Hujan di Kotawaringin Lama

Dia mengatakan, di sekolah terdapat sejumlah jenis instalasi listrik, baik stopkontak yang tertanam di dinding maupun yang dipasang menempel di permukaan dinding.

Stopkontak yang berada di ruang perpustakaan diketahui merupakan jenis tempelan. "Di lokasi ditemukan bekas dispenser. Logamnya masih ada, sementara bagian plastiknya terbakar," ujarnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
SMP Negeri 1 Tegalrejo perpustakaan kebakaran korsleting listrik Magelang