Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Buka Akses Dua Jalur

Administrator • Senin, 22 Maret 2021 | 15:10 WIB
SEHAT: Seorang warga mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di Aula Jendral Sudirman Kompleks Kodim 0708 Purworejo kemarin (18/7). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)
SEHAT: Seorang warga mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di Aula Jendral Sudirman Kompleks Kodim 0708 Purworejo kemarin (18/7). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)
RADAR PURWOREJO - Penataan arus lalu lintas dilakukan di dua ruas jalan yakni Jalan Mayjen Sutoyo dan Jalan Kyai Brengkel di Kabupaten Purworejo. Kedua ruas jalan yang semual satu arah diubah menjadi dua. Pemberlakukan dua arah tersebut terhitung mulai hari ini (22/3).

Kebijakan penerapan dua arah ini dimaksudkan untuk meningkatkan keramaian Pasar Purworejo. Selain itu, dapat menjadi akses lalu lintas wisata.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupate Purworejo Boedi Hardjono mengungkapan, langkah pembukaan itu sudah didahului kajian mendalam. Penerapannya akan dilakukan sosialisasi secara kontinyu setidaknya selama sebulan mendatang.

"Pembukaan efektif besok (hari ini). Tepatnya pukul 08.00," kata Boedi.
Dinhub akan melakukan pemasangan pembatas jalan atau barrier di Jalan Mayjen Sutoyo. Tepatnya, dari arah Tugu Wayang bagian barat Alun-Alun Purworejo atau kantor Dekranasda hingga pertigaan RS Aisyiyah. Selain itu, bakal dilakukan pencopotan rambu lalu lintas lama untuk diganti dengan rambu yang baru.

"Yang agak crowded mungkin di Jalan Mayjen Sutoyo, ya. Karena selama ini orang sudah terbiasa dengan satu arah," ungkapnya.

Pengaturan di titik tersebut sudah dirancang. Kendaraan dari arah Masjid Agung yang hendak berbelok ke timur harus menyesuaikan lajur jalan atau mepet ke dekat trotoar alun-alun. Sementara kendaraan yang hendak ke arah RS Aisyiyah atau Jalan Dewi Sartika bisa menyesuaikan.

"Sementara yang dari RS Aisiyah yang hendak ke Jalan Dewi Sartika atau ke barat, harus memutar terlebih dahulu di Tugu Wayang," jelas Boedi.

Khusus di ruas tersebut, Boedi mengaku akan menempatkan personel untuk melakukan pengaturan dan sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, sebenarnya dahulu di titik tersebut sudah pernah dilakukan pemberlakuan dua jalur.

Sudah pernah. Tapi, untuk tepatnya, saya kok agak lupa," imbuh Boedi.
Disinggung mengenai potensi keruwetan dan perlunya traffic light (lampu penanda di persimpangan jalan), Boedi menyebut akan dilakukan kajian lagi. Terutama kajian terkait penempatan lampu pengatur lalu lintas tersebut. Jika memang kondisinya mengharuskan maka akan dilakukan pemasangan.

"Intinya ini tahap percobaan. Bagaimana realisasinya di lapangan, nanti akan dilakukan pengkajian lagi," tuturnya.

Sedangkan di ruas Jalan Kyai Brengkel, Boedi menyebutkan, selama ini kendaraan dari perempatan ringroad utara dilarang masuk. Namun, di lapangan, pengguna jalan banyak yang mengabaikan larangan tersebut.

"Di depan kantor Satpol PP Damkar itu, ada rambu larangan masuk. Jadi, ruas itu sebenarnya hanya satu jalur. Hanya kendaraan damkar saja yang bisa dua arah," ungkapnya.

Berdasarkan kondisi di lapangan, Boedi menilai penerapan dua jalur menjadi kebutuhan. Terlebih, Pasar Purworejo juga berada ruas jalan itu, (udi/amd) Editor : Administrator
#arus lalu lintas #Dinhub #Jalan Mayjen Sutoyo