"Senjata yang digunakan untuk latihan kali ini yakni senjata perorangan jenis SS1 V3. Latihan semacam ini penting dan memang rutin laksanakan untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan prajurit dalam menggunakan senjata," ucap Komandan Kodim (Dandim) 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim.
Ratusan tentara tersebut latihan dengan sikap tiarap tidak bersandar dengan tiga butir amunisi untuk koreksi dan sepuluh butir amunisi penilaian. "Latihan ini juga salah satu bentuk pembinaan personel yang terprogram dan terencana di setiap triwulan," jelasnya.
Menurutnya, diharapkan kemampuan para prajurit meningkat setelah mengikuti latihan menembak ini. Sebab, menembak merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki setiap prajurit TNI AD. Yakni, mereka yang berdinas di satuan tempur, satuan bantuan tempur (banpur), dan teritorial.
"Tujuannya yaitu agar naluri tempur dan kemampuan menembak tetap terpelihara dengan baik," harapnya.
Kapten Infanteri Paijo menyatakan, seluruh peserta wajib mengikuti prosedur latihan yang benar, serius, dan menjaga faktor keamanan. "Di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir, kami dalam menyelenggarakan kegiatan latihan terus menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan dengan membatasi personel dengan membagi gelombang agar tidak menimbulkan kerumunan," ucapnya. (tom/amd) Editor : Administrator