Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Pasar Lengang Sehari

Administrator • Senin, 28 Juni 2021 | 15:00 WIB
SERIUS: Ketua Kopwan Srikandi Sri Susilowati mengawasi gula merah yang dinaikkan ke kontainer untuk dikirim ke Australia dari gudang di Kelurahan Cangkrep Lor, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, kemarin (21/3). (BUDI AGUNG/RADAR PURWOREJO)
SERIUS: Ketua Kopwan Srikandi Sri Susilowati mengawasi gula merah yang dinaikkan ke kontainer untuk dikirim ke Australia dari gudang di Kelurahan Cangkrep Lor, Kecamatan/Kabupaten Purworejo, kemarin (21/3). (BUDI AGUNG/RADAR PURWOREJO)
RADAR PURWOREJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Perdagangan (KUKMP) Purworejo melakukan penutupan pasar tradisional selama sehari pada Minggu (27/6). Sejumlah pasar dan pertokoan terpantau lengang. Tak ada aktivitas traksaksi seperti hari-hari sebelumnya.

Menurut pantauan Radar Purworejo di suasana di Pasar Baledono, Pasar Suronegaran, dan sejumlah toko di Kota Purworejo. tampak sepi. Para pedagang dan pemilik toko menutup lokasi berjualan sesuai dengan anjuran dari pemkab. Sejumlah toko yang tutup antara lain di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pramuka.

Pasar Baledono disterilisasi. Kawasan pasar tersebut disemprot disinfektan.
Tak hanya pasar daerah, pasar desa juga dilakukan penutupan. Salah satunya yaitu Pasar Desa Krandegan di Kecamatan Bayan. Tak ada aktivitas jual beli.

Kepala Desa Krandegan Dwinanto menyebutkan, sesuai anjuran yang ditentukan Pasar Krandegan tidak dioperasikan. "Tutup. Penyemprotan kebetulan sudah dilakukan beberapa hari lalu sehingga hari ini tidak lagi. Harapannya kebijakan ini efektif dan dapat membantu menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purworejo," ujar Dwinanto.

Sebelumnya, Kepala Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo Bambang Susilo menyebutkan, pihaknya memutuskan untuk menutup pasar selama satu hari tersebut karena melihat perkembangan Covid-19 di Purworejo. "Sementara Minggu (27/6) dulu. Kami harus berpikir lagi untuk kelanjutannya. Sekaligus kami evaluasi," ujarnya.

Dikatakan, penutupan tersebut dilakukan mengingat semakin bertambahnya masyarakat yang terpapar Covid-19. ”Sehingga perlu langkah yang nyata guna mengurangi penyebaran Covid-19 di tempat kegiatan perekonomian khususnya di pasar tradisional,” ungkap Bambang.

Dia mengimbau para pelaku usaha pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan sejenisnya untuk mematuhi protokol kesehatan. "Jam buka sampai dengan pukul 21.00 dan tidak melaksanakan operasional satu kali dalam satu minggu guna melaksanakan penyemprotan,” sebut dia. (han/amd) Editor : Administrator
#pasar tradisional #Pemkab Purworejo