Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Terminal Imogiri di Bantul Hanya Layani Lima Bus per Hari

Gregorius Bramantyo • Senin, 18 Desember 2023 | 13:00 WIB
LENGANG: Calon penumpang bersiap menaiki bus jurusan Imogiri-Jakarta di Terminal Imogiri Bantul kemarin (17/12).
LENGANG: Calon penumpang bersiap menaiki bus jurusan Imogiri-Jakarta di Terminal Imogiri Bantul kemarin (17/12).

RADAR PURWOREJO - Kondisi Terminal Imogiri Bantul kini relatif sepi. Bahkan setiap harinya, terminal ini hanya melayani lima bus per hari. Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Paguyuban Terminal Imogiri Sukarno.

Dia menyebut, seluruh bus yang beroperasi merupakan bus malam antarkota. Seluruhnya adalah bus jurusan Jakarta di bawah naungan empat agen. “Busnya semua berangkat siang dan sore, jam satu siang sama jam tiga sore,” bebernya kepada Radar Jogja kemarin (17/12).

Untuk meningkatkan pelayanan di terminal, lanjutnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul berencana akan mengembangkannya menjadi tipe C. Beberapa waktu lalu, sempat ada pertemuan antara Dishub Bantul dengan para pedagang dan agen bus Terminal Imogiri. Rencana pelaksanaannya, masih dimulai pada 2025. “Rencananya bus TransJogja juga mau masuk ke sini. Tapi masih digodok, realisasinya kapan belum tahu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul Toto Pamudji Rahardjo membenarkan, rencana perbaikan Terminal Imogiri akan dilaksanakan pada 2025 mendatang. Upaya itu diambil untuk meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik. Pihaknya sendiri telah mengajukan program peremajaan Terminal Imogiri dengan menggunakan Dana Keistimewaan (Danais). “Harapannya bisa diusulkan kembali untuk pembangunan. Karena banyak sekali yang harus dibangun,” katanya.

Menurutnya, perencanaan Detail Engineering Design (DED) akan dilakukan tahun depan. Bersamaan dengan perencanaan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL). Karena proses perencanaan DED masih akan dilakukan tahun depan, Toto belum dapat menyebutkan alokasi anggaran untuk perbaikan terminal tersebut. “Harapannya angkutan perdesaan juga bisa diintegrasikan di situ, bisa bersinergi dengan angkutan TransJogja,” harapnya.

Selain itu, Dishub Bantul juga tengah berupaya untuk melengkapi fasilitas di Terminal Imogiri. Yakni dengan melengkapi fasilitas park and ride. Fasilitas tersebut akan memungkinkan masyarakat dari Kabupaten Bantul maupun Gunungkidul untuk memarkirkan kendaraan mereka di terminal. Sebelum melanjutkan perjalanan dengan TransJogja menuju Kota Jogja. Sementara fasilitas park and ride selama ini sudah beroperasi di Terminal Palbapang.

Dia menyebut, rencana itu dapat terlaksana jika rute TransJogja dari Terminal Imogiri ke Malioboro disetujui. Sehingga masyarakat dari Bantul atau Gunungkidul tidak perlu membawa kendaraan pribadi ke Kota Jogja. Juga tanpa harus memikirkan lokasi parkir kendaraan di Kota Jogja. “Kami juga akan melengkapi sarana dan prasarana di terminal agar dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dari perdesaan yang singgah untuk beristirahat sejenak sebelum ke kota,” jelasnya.

Di Bantul sendiri, telah beroperasi TransJogja rute Malioboro-Palbapang sejak November 2021. Toto menyebut, antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi itu cukup tinggi. Sebab selama November 2023, tercatat ada sekitar 60 ribu pengguna. Harapannya, Trans Jogja rute Malioboro-Imogiri mendapat animo yang sama. “Kami sempat survei jalurnya dari Makam Raja Imogiri, Terminal Imogiri, Perempatan Barongan, simpang empat Wojo, Pasar Telo, Pojok Beteng Timur sampai ke Gardu Listrik Malioboro,” bebernya. (tyo/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#terminal Imogiri #Dishub Bantul