Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Di Ruas Jalan Imogiri-Dlingo, LPJU Hanya Ada 22 Unit

Gregorius Bramantyo • Kamis, 4 Januari 2024 | 04:24 WIB
ASRI: Wisatawan menikmati suasana kawasan Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, (26/12).(GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)
ASRI: Wisatawan menikmati suasana kawasan Hutan Pinus Mangunan, Dlingo, Bantul, (26/12).(GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA)

RADAR PURWOREJO - Beberapa titik di ruas jalan menuju destinasi wisata di Kabupaten Bantul masih minim ketersediaan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Sejumlah titik itu di antaranya berada di Kapanewon Dlingo dan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

Kepala Dishub DIJ Ni Made Dwipanti Indrayanti mengakui, jumlah LPJU di Jalan Imogiri-Dlingo masih minim. Menurutnya, saat ini hanya ada 22 unit LPJU di area tersebut. Sementara jumlah kebutuhan mencapai 122 unit. Karena jumlah kebutuhan LPJU yang masih tinggi, pihaknya terus berupaya mengajukan usulan pengadaan LPJU secara bertahap.

Ni Made menyebut, pada 2024 akan ada penambahan lima unit LPJU di Padukuhan Lungguh, Kalurahan Temuwuh, Dlingo. “Per unit anggaran Rp 25 juta, anggaran dari APBD DIY 2024. Ada tambahan usulan lima unit lagi, mudah-mudahan terpenuhi,” ungkapnya kemarin (3/1).

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul Kwintarto Heru Prabowo menyebut, minimnya LPJU juga berada di sejumlah titik JJLS. Padahal di ruas jalan tersebut memiliki banyak destinasi pariwisata. “Karena kalau nanti jalan nasional tapi LPJU dari kabupaten justru lucu juga. Ini yang perlu ada komunikasi untuk percepatan,” ujarnya.

Pemkab Bantul sendiri berharap ada alokasi khusus dari provinsi untuk penambahan LPJU guna mendukung perkembangan pariwisata di daerah tersebut. “Tetapi kalau tidak ya kami harap dari anggota dewan yang mewakili Bantul yang bisa membawa aspirasinya untuk bisa mempercepat terkait jalan provinsi yang masih perlu LPJU,” katanya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul Yohanes Hendra menyebut, penambahan LPJU di beberapa ruas jalan akan berdampak pada meningkatnya length of stay wisatawan. “Kalau sudah lebih dari jam 20.00 sudah tidak ada penerangan sama sekali. Kami harus membuat wisatawan memiliki rasa aman dan tidak khawatir dengan tindak kriminal,” ucapnya.

Hendra menilai, Pemkab Bantul dan Pemda DIJ perlu meningkatkan infrastruktur pendukung kemudahan akses ke beberapa destinasi wisata guna meningkatkan okupansi dan lama tinggal wisatawan. Dengan meningkatkan kemudahan akses wisatawan untuk menjangkau beberapa destinasi wisata di Bantul. Hal itu dapat meningkatkan okupansi hotel dan length of stay di Bantul. “Tanpa adanya infrastruktur yang baik, calon wisatawan akan berpikir ulang,” lontarnya. (tyo/eno)

Editor : Sevtia Eka Nova
#LPJU #Bantul #dishub diy