Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Inspiratif! 4 Aplikasi Buatan Mahasiswa Indonesia yang Sukses Raih Pendanaan Google

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 1 Maret 2024 | 23:29 WIB

Foto bersama alumni Bangkit dan penerima dana inkubasi.
Foto bersama alumni Bangkit dan penerima dana inkubasi.

RADAR PURWOREJO - Bangkit 2023, program pelatihan yang didukung oleh Google dan didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), secara resmi memberikan dana inkubasi kepada aplikasi terpilih yang dibuat oleh mahasiswa Indonesia.


Peserta harus membuat proyek capstone design untuk aplikasi yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI setelah mereka menyelesaikan kursus di program Bangkit.

Google Indonesia pada Kamis (22/02/24) dalam acara Lepas dan Sambut Bangkit memberikan pendanaan inkubasi hingga Rp 140 juta kepada aplikasi terpilih yang dibuat oleh lulusan Bangkit 2023.


Tujuan dari pendanaan inkubasi ini adalah untuk membantu keberlanjutan aplikasi yang dibuat oleh lulusan Bangkit.


Aplikasi hasil karya yang diciptakan oleh mahasiswa lulusan Bangkit setelah lebih dari 900 jam belajar AI di Bangkit, memiliki potensi besar dan banyak menyelesaikan permasalahan di bidang industri.


Berikut 4 Aplikasi Inkubasi Bangkit 2023:


Herbify


Herbify merupakan aplikasi yang menghadirkan layanan pusat kesehatan herbal dalam satu genggaman.

Aplikasi ini menawarkan konsultasi dengan dokter herbal, berbelanja produk herbal sertifikasi, hingga ratusan informasi manfaat produk herbal dari seluruh indonesia.


Skincheck.AI


Aplikasi ini memanfaatkan teknologi AI untuk mendeteksi dan menganalisis permasalahan kulit para pengguna.

Selain itu, Skincheck.AI juga dapat merekomendasikan produk perawatan kulit yang sesuai dengan analisis pengguna.


Wisnu


Inovasi aplikasi perjalanan ini dapat menjadi teman perjalanan pengguna dengan teknologi AI.

Wisnu membangun model untuk memberikan rekomendasi objek wisata setiap kali pengguna membuka aplikasi Wisnu.

Aplikasi ini dapat membantu pengguna untuk membuat rencana perjalanan di Indonesia.


HireHub


Aplikasi ini menawarkan platform untuk pencarian dan rekrutmen bakat yang menghubungkan para pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan terbaik.

Aplikasi ini menggunakan teknologi AI melalui dua fitur, yakni CV Parser dan Recommendation System.


Dari aplikasi yang diciptakan oleh lulusan Bangkit 2023, program Bangkit bukan hanya program pelatihan, tetapi juga membantu para lulusan memberikan kontribusi nyata berbentuk keterampilan AI di bidang industri.


Bangkit menciptakan banyak lulusan kompeten dalam teknologi AI.

Salah satunya Kenrick Tandrian, lulusan Bangkit 2023 yang saat ini telah menjadi Cloud Technical Resident di Google Cloud Indonesia.


Kenrick menjalani program Cloud Computing di Bangkit dan berhasil bekerja di perusahaan impiannya. (Farhan Pranajaya/Radar Purworejo)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#buatan #sukses #raih pendanaan #mahasiswa indonesia #aplikasi #google #inspiratif