Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Tangisan Pecah Tamara Tyasmara Saat Hadiri Adegan Rekontruksi Kematian Dante, Polisi Ungkap Fakta Baru

Dwi Putri Birgita Lumban Nahor • Sabtu, 2 Maret 2024 | 04:33 WIB
SEDIH: Pecah tangis Tamara Tyasmara di pemakaman sang anak.
SEDIH: Pecah tangis Tamara Tyasmara di pemakaman sang anak.

RADAR PURWOREJO – Artis Tamara Tyasmara menangis saat hadiri adegan rekontruksi kematian anaknya Raden Adante Khalif Pramudityo atau akrab disapa Dante.

Polda Metro Jaya menggelar adegan rekontruksi kasus kematian Dante selaku anak dari Tamara pada hari Rabu 28 Februari 2024.


Adegan rekontruksi dilakukan di 2 lokasi lokasi, yang pertama adegan saat di rumah tersangka Yudha Arfandi yang diperagakan di pelataran Polda Metro Jaya.


Rekontruksi ini dilakukan ada 12 adegan persiapan menuju kolam renang, Tamara Tyasmara turut disertakan pada adegan mengantarkan Dante dengan membawa tas yang bertuliskan Dante.


Dalam adegan tersebut Tamara sebagai saksi, dan didampingi oleh kuasa hukumnya memperagakan sejumlah adegan.


Adegan tersebut diperagakan Tamara saat mengantar anaknya Dante ke rumah tersangka yang juga merupakan kekasihnya.

Saat itu nampak Tamara menangis usai melakukan adegan rekontruksi meninggalnya sang anak.

Momen itu pertama kali Tamara bertemu dengan tersangka atau mantan kekasih.


Usai itu, rekontruksi selanjutnya tersangka YA memperagakan adegan saat bersama Dante menuju kolam renang hingga di TKP penenggelamannya.


Ada 115 jumlah reka ulang adegan yang dilakukan oleh tersangka, guna mengungkap motif pembunuhan terhadap Dante yang saat itu ditenggelamkan sebanyak 12 kali di dalam kolam sedalam 1,5 meter.


Namun ada fakta baru terungkap yang dijelaskan oleh Kombes Wira Satya Triputra, pada adegan ke 13 tersangka tidak mengakui memeriksa dan mencari CCTV yang ada di kolam renang sebelum beraksi.

Baca Juga: Waktu Terbaik dan Larangan dalam Melakukan Salat Istikharah. Simak!

"Pada saat adegan ke 13, ada satu adegan dimana tersangka ini tidak mengakui bahwa tidak mengakses CCTV melalui browsing di internet, untuk mengecek dilokasi ada CCTV atau tidak." kata Wira.

"Padahal pada kenyataannya si tersangka ini mengakses atau membrowsing mencari CCTV yang ada di kolam renang sana, ini kita bisa buktikan dengan hasil pemeriksaan dari analis digital." ungkap Wira.


Sebelumnya diketahui kasus kematian Dante, putra dari DJ Dimas Angger, meninggal dunia pada Sabtu 27 Februari 2024 di kolam renang Palem Indah, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.


Dante meninggal dunia pada usia 6 tahun, yang mana dilakukan pembunuhan berencana dengan ditenggelamkan oleh Yudha Arfandi sebagai kekasih Tamara.

Tersangka berdalih mengakui motifnya membenamkan korban ke kolam untuk latihan pernafasan, dan berenang selama dua setengah jam. (Dwi Putri Birgita Lumban Nahor)

Editor : Amin Surachmad
#dante #Tamara Tyasmara