RADAR PURWOREJO – Tidak ada yang tahu bencana alam kapan akan terjadi. Akhir – akhir ini memang sedang terjadi bencana alam yang berdatangan kapan pun itu dan dimana pun itu, seperti halnya di laut Jawa sebelah barat tepatnya pulau Bawean di Kabupaten Gresik, Jawa Timur sedang diguncang dengan musibah bencana alam yakni gempa.
Gempa tektonik telah mengguncang laut jawa tersebut pada Jumat sore dengan mempunyai sinyal magnitudonya melebihi 6,1, akan tetapi menurut informasi terkini dari pusat BMKG mencatat terhadap gempa karena gempa tersebut berkekuatan mencapai 5,9 magnitudo.
Yang lebih mengejutkannya lagi, sumber dari gempa ini ternyata sangatlah dangkal hanya mencapai 10 km dari permukaan laut.
Gempa ini merupakan gempa kerak dangkal yang di sebabkan oleh sesar aktif lokal, bukan karena adanya subduksi dari datangnya lempeng tersebut, ini terjadi melainkan adaya lempeng sunda atau Eurasia yang menimbulkan sumber yang mempunyai kedalaman lebih dari 500 kmdi kepulauan Bawean dan sekitarnya.
Dari perolehan sumber data akselermoter, BMKG telah menjelaskan bahwa pasca gempa ini telah memproduksi getaran berintensitas max 5 MMI.
Dengan adanya pengalaman empiris di Indonesia menunjukan bahwa kerusakan ringan dilaporakn telah terjadi pada tingkat intensitas ini, bencana alm gempa bumi ini tidak biasa disebabkan oleh sesar atau benturan dari horizontal, akan tetapi hal ini telah ditinjau dari adanya mekanisme terhadap fokus.
Editor : Heru Pratomo