RADAR PURWOREJO - Sekjen PBB yakni Antonio Gutteres mengecam keras kepada Israel. Termasuk aksi zionis Israel yang kembali menyerang Palestina dipengungsian yang ada di Kota Rafah dan menewaskan 45 nyawa Palestina salah satu yang menjadi korbannya adalah perempuan dan juga anak - anak.
Antonio Gutters merasa sangat terpukul melihat adanya penyerangan keji dan kejam yang dilakukan kepada Israel terhadap Palestina itu, adanya penyerengan tersebut telah menewaskan perempuan, anak - anak, hingga beberapa korban terluka akibat penyerangan yang terus - terusan menyerang Palestina.
Seperti halnya yang telah dikatakan oleh Antonio, penyerangan ini harus segera diberhentikan agar tidak menghilangkan nyawa dari penduduk Palestina, dirinya juga memberitahukan informasi penegasan kepada publik.
"Kami dari pihak Sekjen PBB mengingatkan kembali seruannya segera melakukan gencatan senjata dan pembebasan penyerangan dari Israel itu tanpa adanya syarat, perintah ini harus ditaati kepada seluruh Sekjen PBB terutama ini menjadi peringatan penting terhadap Mahkamah International," tuturnya.
Dari penegasan yang dikatakan oleh Antonio itu, Mahkamah International dan jajarannya juga meminta pemberhentian serangan udaranya yang akan membantai Kota Rafah tersebut, tak hanya itu organisasi - organisasi kemanusiaan juga harus bergerak cepat dan tanggap dalam menangani permasalahan ini.
"Kita harus bekerja dengan cepat dan tanggap untuk membantu memulihkan situasi dan kondisi yang ada di Palestina salah satunya Kota Rafah, dari permasalahan ini pastinya akan membutuhkan pentingnya upaya - upaya yang mendesak agar dapat mendudkung serta memperkuat pemerintah dan penduduk Palestina yang baru termasuk lembaga - lembaganya. Tidak hanya itu saja, kita juga harus bergerak cepat dan maju dengan langkah - langkah yang telah dibuatnya dan hal ini layaknya bersifat sangat permanen yang mana agar dapat menciptakan spektrum politik. "
Dari kejadian inilah semua mata dunia tertuju pada Kota Rafah akibat penyerangan Israel terhadap Palestina akhir - akhir ini, semua dunia ikut menyuarakan aksinya dalam mendukung Palestina karena mereka benar - benar mengetahui dengan berita maupaun infromasi tentang apa yang sudah terjadi di Kota Rafah tersebut.
Editor : Heru Pratomo