Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 708 Jiwa, 499 Orang Masih Hilang

Heru Pratomo • Rabu, 3 Desember 2025 | 03:55 WIB
Sampah kayu gelondongan akibat banjir di wilayah Sumatera
Sampah kayu gelondongan akibat banjir di wilayah Sumatera

RADAR PURWOREJO – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Selasa mencapai 708 jiwa.

“Rinciannya, Sumatera Utara korban meninggal dunia 294 jiwa dan hilang 155 jiwa. Kemudian, Provinsi Aceh per hari ini meninggal dunia 218 jiwa, hilang 227 jiwa,” kata Abdul Muhari dalam konferensi pers daring di Jakarta, Selasa.

Sementara untuk Sumatera Barat, korban meninggal tercatat 196 jiwa dan masih ada 117 orang yang dinyatakan hilang. Abdul Muhari menyebutkan bahwa kabupaten paling terdampak di Sumatera Utara adalah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara.

Abdul Muhari menjelaskan bahwa distribusi logistik untuk Sumatera Utara dilakukan melalui tiga jalur transportasi: darat, laut, dan udara.

“Untuk jalur darat, sebanyak enam truk masing-masing membawa 15 ton logistik menuju Sumut. Sementara untuk jalur laut, pengiriman logistik dari Jakarta berupa 100 ton beras akan sampai di Sibolga,” ujarnya. Bantuan dari laut tersebut akan didistribusikan ke kabupaten dan kota terdampak melalui jalur darat maupun udara.

Sedangkan untuk jalur udara, Abdul Muhari mengatakan, “Saat ini di Silangit, Tapanuli Utara, disiagakan tujuh unit helikopter, dan akan ditambah tiga unit helikopter TNI serta empat unit helikopter BNPB. Distribusi melalui udara ini memang tidak sebesar tonase angkutan darat atau laut, namun sangat penting untuk mencapai daerah yang saat ini belum bisa ditempuh jalur darat, dengan kapasitas angkut 800 kilogram hingga 1,5 ton.”

Untuk meningkatkan efektivitas distribusi logistik melalui udara, BNPB bersama TNI, Polri, dan Basarnas akan menambah frekuensi penerbangan dan menambah unit helikopter atau pesawat caravan. Abdul Muhari menargetkan, “Rencana pengerahan hingga 30 unit baik itu helikopter maupun caravan.”

 

Editor : Heru Pratomo
#BNPB #sumatera #Abdul Muhari #aceh #tapanuli