Polri melalui Direktorat Kepolisian Udara (Ditpoludara) Korpolairud Baharkam Polri memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan dari Pendiri Malaka Project Ferry Irwandi, influencer Jovial da Lopez, serta masyarakat untuk korban terdampak bencana alam di sejumlah wilayah.
Pengiriman dilakukan melalui pesawat Ditpoludara dari Lapangan Udara Mako Poludara Baharkam Polri, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (4/12/2025).
Wakapolri Komjen Pol.
Dedi Prasetyo dalam keterangan di Jakarta menyampaikan bahwa bantuan logistik tersebut dikirimkan melalui udara menuju Bandara Kualanamu, Sumatera Utara (Sumut), untuk selanjutnya disalurkan kepada warga terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Bantuan yang dikirimkan berupa kebutuhan makanan, pakaian, serta perlengkapan mandi dengan total berat 2.639 kilogram.
Dedi mengapresiasi kepedulian dan dukungan masyarakat dalam penanganan bencana.
“Polri mengapresiasi peran aktif masyarakat dengan bahu-membahu menyalurkan bantuan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumbar, Sumut, dan Aceh,” kata Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Menurutnya, sinergi antarinstansi dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk mempercepat penanganan bencana. Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para relawan yang terlibat dalam pengumpulan dan penyaluran bantuan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan relawan, diantaranya Bang Ferry Irwandi dan Bang Jovial Da Lopez atas kontribusi bantuan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” ucapnya.
Polri juga telah membuka posko bencana secara terpusat maupun di daerah untuk mengoordinasikan penyaluran bantuan.
Posko tersebut dapat dihubungi melalui call center 081298420098 dan 08113864906 untuk pengiriman bantuan ke Mako Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.
Dedi menjelaskan bahwa Polri terus memperkuat penanganan bencana melalui pengaktifan posko logistik di sejumlah titik strategis di tiga provinsi terdampak.
“Di Aceh, dua posko utama sudah beroperasi di bawah kendali Polda Aceh dan posko terpadu BNPB di Lanud Banda Aceh. Sementara di Sumatera Barat, satu posko logistik Polda Sumbar telah siap melayani kebutuhan masyarakat. Untuk Sumatera Utara, tiga posko; Polda Sumut, Kualanamu, dan Silangit, kami pastikan siaga penuh,” tuturnya.
Keberadaan posko tersebut, bertujuan memastikan efektivitas distribusi bantuan dan koordinasi lintas instansi, lanjutnya.
“Fokus kami adalah kecepatan, ketepatan, dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan tanpa hambatan. Polri hadir untuk memberikan perlindungan dan dukungan maksimal bagi warga yang terdampak,” ujarnya.
Muhtar Dinata