Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Banjir Pantura Batangan Ganggu Lalu Lintas, Ruko di Tepian Jalan Ikut Tergerus Arus

Bahana. • Jumat, 12 Desember 2025 | 21:07 WIB

Banjir di kawasan Pantura Juwana-Batangan pada Kamis pagi (11/12) Sumber: Radar Pati
Banjir di kawasan Pantura Juwana-Batangan pada Kamis pagi (11/12) Sumber: Radar Pati
Hujan deras yang mengguyur wilayah Pati kembali memicu banjir di kawasan Pantura Juwana-Batangan pada Kamis pagi (11/12), menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan aktivitas warga terganggu.

Ketinggian air yang meningkat cepat membuat kendaraan harus melintas perlahan, bahkan beberapa terpaksa berhenti akibat banjir.

Tidak hanya itu, sejumlah ruko di sepanjang tepi jalan Pantura turut terdampak.

Beberapa bangunan mengalami kerusakan karena tergerus arus banjir yang semakin kuat.

Situasi ini membuat para pemilik usaha segera bergegas menyelamatkan barang dagangan dan aset berharganya agar tidak hanyut tersapu banjir.

Dilansir dari Radar Pati, kerusakan pada tanggul dan jembatan di Desa Ketitangwetan kian memburuk setelah kembalo diterpa banjir kiriman dari wilayah Pati Selatan.

Tanggul yang sebelumnya jebol tidak sanggup menahan tambahan debit air sehingga air meluber ke jalur Pantura serta masuk ke kawasan pemungkiman penduduk dan menutup sebagian besar akses jalur Pantura.

Banjir ini menyebabkan arus kendaraan dipaksa berjalan pelan, hal ini memicu kemacetan panjang hingga sekitar dua kilo meter.

Situasi semakin parah karena sejumlah ruko turut ambruk dan hanyut tersapu arus banjir.

Selain kerusakan struktural, tumpukan sampah yang mengendap di sekitar jembatan yang runtuh turut memperparah situasi.

Material yang menyumbat aliran sungai membuat arus air tertahan dan pada akhirnya meluber lebih besar ke area pemungkiman warga. Kondisi ini memperparah banjir dan menyulitkan proses penanganan.

Warga setempat menantikan langkah cepat dari pihak pemerintah daerah.

Perbaikan tanggul serta jembatan yang rusak dinilai sebagai prioritas yang utama agar banjir tidak terus meluas.

Selain itu, warga berharap adanya normalisasi aliran sungai dan penanganan sampah untuk mencegah penyumbatan serupa terjadi kembali.

Masyarakat menunggu upaya konkret agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan jalur Pantura sebagai akses vital dapat segera pulih.

Penulis: Alif Rizki Wahyu N K

Editor : Bahana.
#pati #Jawa Tengah #banjir pantura