Dalam video yang viral, Resbob menyebut Viking dengan kata kasar dan menyamakan mereka dengan suporter lain, namun secara eksplisit menghina Viking.
Ia juga menghina suku Sunda dengan kata-kata yang sangat tidak pantas, menyebut "Pokonya semua Sunda anj**, semua orang Sunda anj** !".
Aksi Resbob ini menuai kecaman luas dari masyarakat, terutama dari komunitas Viking Persib dan warga Sunda.
Viking Persib Club (VPC) langsung melaporkan Resbob ke Polda Jawa Barat atas dugaan ujaran kebencian dan penghinaan rasial.
Kuasa hukum Viking, Ferdy Rizki, menyatakan bahwa laporan ini dibuat atas mandat langsung dari ketua umum Viking Tobias Ginanjar, dan penyidik telah memulai proses penyelidikan.
"Tadi malam alhamdulillah, kami sudah membuat laporan polisi terkait dengan adanya ujaran kebencian yang viral di media sosial. Saya juga diberikan penugasan oleh ketua Viking Tobias Ginanjar untuk membuat laporan polisi terkait dengan adanya ujaran kebencian tersebut," jelas Ferdy.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan juga meminta polisi untuk segera menelusuri identitas pengguna akun TikTok bernama Resbob alias Adimas Firdaus, yang membuat pernyataan merendahkan orang Sunda. Erwan juga menyampaikan bahwa ia merasa terhina akibat ucapan dari akun tersebut.
"Ini sudah SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), saya ingin kepolisian segera menangkapnya. Ini berpotensi memecah belah kesatuan bangsa. Proses hukum agar jera, sehingga tidak ada lagi yang menghina suku mana pun," kata Erwan di Kota Bandung.
Erwan berharap polisi segera mengambil tindakan hukum terhadap pemilik akun media sosial tersebut.
Dari pribadinya, Erwan merasa terhina dan marah karena ucapan yang dikeluarkan oleh pemilik akun TikTok bernama Resbob.
Resbob sendiri mengaku sengaja membuat kontroversi karena merasa publik Indonesia menyukai hal-hal yang kontroversial.
Kakak Resbob, Bigmo, turut angkat bicara dan menegaskan bahwa dirinya tidak setuju dengan ucapan Resbob, serta menunjukkan dukungan terhadap semua ras dan suporter.
Jangan bilang begitu kenapa emang? Emang kenapa? Indonesia hanya suka dengan kontroversi, maka itu Resbob akan buat kontroversi," ujarnya.
Banyak warganet yang mengingatkannya, tapi tidak diindahkan. "Gua gak peduli ini kasus," tegas Resbob.
Penulis: Ocha
Editor : Bahana.