RADAR PURWOREJO - Ledakan hebat yang terjadi di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada Rabu, (18/2/2026) menyisakan luka mendalam.
Tujuh orang menjadi korban atas insiden yang bersumber di rumah produksi mercon.
Satu korban di antaranya meninggal dunia. Sementara enam orang mengalami luka-luka.
Serta 12 rumah terdampak kerusakan.
Baca Juga: Tagar #GerakCepatDPR Trending, DPR dan Pemerintah Sepakati 13 Poin Pemulihan Pascabencana
Kronologi
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.
Ledakan diduga berasal dari kediaman Suhartanto yang menjadi tempat produksi mercon.
Dikutip dari Radar Kudus, semula, tiga remaja, yakni Rosyid, Abel, dan Safi, sedang asyik merakit mercon di area rumah.
Dua di antaranya berada di teras, dan satu lainnya berada di dalam ruangan.
tiba-tiba terjadi ledakan hebat yang diduga akibat kesalahan teknis salah racik pada saat pencampuran bahan.
"Serbuk petasan tersebut meledak hebat," terang Kadus Sanggeh Arjuna Yoga Pratama, Rabu (18/2/2026).
Dia menjelaskan, bahan peledak tersebut didapatkan para remaja ini melalui transaksi daring.
"Karena kurangnya pengetahuan atau kurangya ilmu (meracik mercon Red) maka terjadi ledakan," imbuhnya.
Dampak
Dampak insiden tersebut menyebabkan 12 rumah di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) rusak.
Mulai dari kerusakan ringan hingga berat seperti, kaca pecah, genteng pecah, hingga dinding roboh.
Tak hanya bangunan, kendaraan yang terparkir di lokasi pun turut menjadi sasaran, seperti, Mobil Avanza (K 1008 FF): Kaca depan dan samping pecah, serta dasbor interior rusak.
Dua Motor (Honda Beat dan Vario): Keduanya dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Dalam kunjungannya Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengatakan Pemkab akan bertanggungjawab atas keruskan tersebut.
Pihaknya telah bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo dan Dinas Sosial (Dinsos) untuk melakukan pendataan taksiran kerugian rumah terdampak. (Nur Aisyatul Jannah NR)
Editor : Meitika Candra Lantiva