Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Tinggalkan Bayang-Bayang Kelaparan, Addis Ababa Menjelma Jadi Metropolitan Modern Afrika

Heru Pratomo • Kamis, 19 Februari 2026 | 18:25 WIB
Ibu Kota Ethiopia Addis Ababa
Ibu Kota Ethiopia Addis Ababa

RADAR PURWOREJO — Jangan pernah membayangkan Ethiopia sebagai negara kelaparan seperti dulu. Di atas ketinggian lebih dari 2.300 meter di atas permukaan laut, Addis Ababa tidak hanya berdiri sebagai ibukota tertinggi di Afrika, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan ekonomi dan diplomatik benua tersebut.

Kota yang namanya berarti "Bunga Baru" dalam bahasa Amharik ini sedang mengalami transformasi fisik terbesar dalam sejarahnya sejak didirikan lebih dari satu abad lalu.

Dalam satu dekade terakhir, Addis Ababa telah berubah dari kota pegunungan yang tenang menjadi pusat konstruksi yang masif.

Pemerintah Ethiopia, di bawah visi modernisasi, telah menyulap tata kota Addis Ababa: Light Rail Transit (LRT): Addis Ababa adalah kota pertama di Afrika Sub-Sahara yang memiliki sistem kereta api ringan perkotaan modern.

Gedung Pencakar Langit: Markas besar Uni Afrika yang megah dan gedung Bank Komersial Ethiopia yang ikonik kini mendominasi cakrawala kota, bersaing dengan metropolitan dunia lainnya.

Renovasi Jalur Pedestrian: Melalui proyek Addis Ababa Corridor Development, jalan-jalan protokol kini diperlebar, dilengkapi dengan jalur sepeda, lampu jalan bertenaga surya, dan trotoar yang ramah pejalan kaki.

Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Abiy Ahmed, kota ini meluncurkan proyek taman besar seperti Sheger Park dan Unity Park. Area yang dulunya kumuh atau tertutup kini disulap menjadi ruang publik hijau yang indah dengan air mancur dan museum, mengubah citra Addis Ababa dari kota yang padat menjadi kota yang lebih asri.

Meskipun pembangunan fisik berjalan sangat cepat, Addis Ababa menghadapi tantangan sosial yang serius.

Relokasi Penduduk: Proyek koridor kota memaksa ribuan warga di kawasan pemukiman tua dipindahkan ke pinggiran kota, yang memicu perdebatan mengenai hilangnya warisan sejarah dan ikatan komunitas.

Kesenjangan Ekonomi: Di balik gedung kaca yang mengkilap, masalah tunawisma dan pengangguran masih menjadi PR besar bagi pemerintah setempat.

Addis Ababa kini bukan lagi sekadar gerbang menuju situs sejarah kuno seperti Lalibela. Dengan Bandara Internasional Bole yang menjadi salah satu hub penerbangan tersibuk di Afrika melalui Ethiopian Airlines, kota ini adalah titik temu antara Timur Tengah, Asia, dan Afrika.

Modernisasi Addis Ababa mencerminkan ambisi Ethiopia untuk keluar dari bayang-bayang kelaparan masa lalu dan tampil sebagai pemimpin industri di kawasan. "Bunga Baru" ini sedang mekar dengan cara yang paling ambisius, menggabungkan identitas tradisional yang kuat dengan arsitektur masa depan.

Editor : Heru Pratomo
#ethiopia #lrt #bunga #Uni Afrika #addis ababa #afrika