Dody menjelaskan jaringan jalan nasional non-tol yang berada di bawah tanggung jawab Kementerian PU memiliki panjang sekitar 47.603 kilometer dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Infrastruktur tersebut dinilai menjadi salah satu penopang utama mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Kementerian PU berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur serta layanan pendukungnya melalui Instruksi Menteri PU Nomor 01 Tahun 2026 yang menjadi pedoman bagi seluruh unit kerja dalam menghadapi periode mudik Lebaran,” ungkap Dody di Jakarta, Kamis (12/3), dikutip dari Antara.
Menurut Dody, jalan nasional non-tol merupakan salah satu tulang punggung pergerakan masyarakat, khususnya pada koridor utama di Pulau Jawa dan Sumatera selama musim mudik.
Selain jaringan jalan nasional, pemerintah juga menyiapkan infrastruktur jalan tol yang saat ini memiliki panjang operasional sekitar 3.115 kilometer yang tersebar pada 76 ruas tol di seluruh Indonesia.
Jaringan jalan tol tersebut dilengkapi 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area, 581 gerbang tol, serta dikelola oleh 54 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
Selama periode mudik dan arus balik Lebaran, pemerintah juga akan memfungsikan 10 ruas jalan tol tambahan dengan total panjang sekitar 291 kilometer.
Selain itu, akan tersedia 15 TIP fungsional yang berada pada sembilan ruas jalan tol untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan.
Kementerian PU memastikan berbagai langkah telah disiapkan guna menjaga kondisi jalan nasional non-tol maupun jalan tol tetap dalam kondisi mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran 2026.
Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyampaikan kendaraan pribadi diperkirakan menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan masyarakat selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Berdasarkan hasil survei pemerintah, penggunaan mobil pribadi diproyeksikan mencapai sekitar 25,98 persen dari total pergerakan masyarakat selama masa angkutan Lebaran.
Secara keseluruhan, jumlah masyarakat yang diperkirakan melakukan perjalanan selama periode Lebaran tahun ini mencapai sekitar 143,9 juta orang di berbagai wilayah Indonesia.
Setelah mobil pribadi, moda transportasi yang diperkirakan juga digunakan dalam jumlah besar oleh masyarakat adalah sepeda motor dan bus.
Penulis: Ferry Aditya
Editor : Bahana.