JAKARTA — Situasi di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) kian dinamis. Belum genap sehari setelah gerbong reformasi birokrasi bergerak melalui penunjukan jajaran pejabat baru oleh Presiden, sebuah perkembangan mengejutkan terjadi di kantor pusat BGN.
Kejaksaan Agung (Kejagung) dilaporkan melakukan penggeledahan mendalam di gedung lembaga tersebut.
Aksi penggeledahan oleh tim penyidik Kejagung ini terpantau telah berlangsung sejak pukul 02.00 dini hari WIB. Berdasarkan situasi di lokasi, jalannya pemeriksaan berlangsung dengan pengawalan ketat dari personel TNI.
Sejumlah karyawan BGN yang datang untuk bekerja terpaksa tertahan dan menunggu di luar area gedung selama proses sterilisasi. Hingga berita ini ditulis, belum ada pengumuman resmi mengenai hasil dari penggeledahan maraton tersebut.
Peristiwa ini pun langsung memantik respons cepat dari legislatif. Jika sebelumnya pimpinan DPR memberikan catatan positif terkait langkah evaluasi struktur organisasi di BGN, kini giliran Komisi III DPR RI yang memberikan pandangan dari sudut pandang penegakan hukum.
Anggota Komisi III DPR menilai tindakan tegas dan mendadak dari Kejagung ini merupakan indikasi kuat dari komitmen pembersihan birokrasi yang dicanangkan oleh kepala negara.
Langkah penggeledahan ini disebut sebagai bukti nyata bahwa Presiden tidak main-main dalam memastikan kementerian dan lembaga baru, khususnya BGN, berjalan di atas prinsip tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel sejak awal masa transisi kepemimpinan.
Perkembangan situasi di lapangan ini menjadi tantangan besar pertama yang harus langsung dihadapi oleh jajaran pejabat baru BGN, termasuk Nanik S. Deyang dan kolegonya yang baru saja ditunjuk.
Publik kini menanti keterangan resmi dari pihak Kejagung maupun pihak BGN terkait fokus dari penyelidikan yang melatari penggeledahan dini hari tersebut.
Editor : Bahana.