Nasional Purworejo 24 Jam Kebumen Magelang Khazanah Budaya Wisata Jawa Tengah Jogjakarta Lifestyle Sosok Ekonomi Bisnis Parlementaria Pendidikan Sport

Ghaza PTDI-STTD Dicoret dari Clash of Champions Season 3, Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

Mayang Triastiti Artamefia • Selasa, 7 Juli 2026 | 13:38 WIB
Ghaza Muhammad Al-Ghifari (Instagram/ruangguru)
Ghaza Muhammad Al-Ghifari (Instagram/ruangguru)

Ajang kompetisi akademik Clash of Champions (CoC) Season 3 mendadak menjadi perbincangan publik. Salah satu pesertanya, Ghaza Muhammad Al-Ghifari dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD), dikeluarkan dari kompetisi setelah namanya dikaitkan dengan dugaan kasus pelecehan seksual yang ramai dibahas di media sosial.

Isu tersebut mencuat setelah sejumlah akun di platform X mengunggah kesaksian dan informasi yang mengaitkan Ghaza dengan dugaan tindak pelecehan seksual.

Unggahan itu kemudian menyebar luas dan memicu reaksi warganet yang mempertanyakan proses seleksi peserta dalam ajang yang diikuti mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Menanggapi polemik tersebut, Ruangguru menyampaikan pernyataan resmi melalui saluran WhatsApp Clash of Champions. Dalam keterangannya, perusahaan edutech tersebut memastikan bahwa Ghaza Muhammad Al-Ghifari tidak lagi menjadi bagian dari Clash of Champions (CoC) Season 3. 

Ruangguru menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melakukan penelusuran internal terhadap informasi yang beredar.

Baca Juga: Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin di Jerez

Sebagai konsekuensinya, seluruh hak, fasilitas, dan keuntungan yang melekat sebagai peserta dicabut. Selain itu, nama Ghaza dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist), sehingga tidak dapat mengikuti program maupun kegiatan yang diselenggarakan Ruangguru pada masa mendatang.

Dalam keterangannya, Ruangguru menegaskan memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual. Mereka juga menyatakan untuk  berkomitmen menjaga lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan saling menghormati bagi seluruh peserta maupun komunitas pendidikan.

Sementara itu, dugaan kasus yang menyeret Ghaza disebut telah lebih dulu menjadi pembahasan di lingkungan kampus. Berdasarkan informasi yang beredar, ia sempat menjalani cuti akademik. Meski demikian, hingga kini pihak PTDI-STTD belum menyampaikan keterangan resmi mengenai status maupun perkembangan penanganan dugaan tersebut.

Ramainya kasus ini memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Sebagian warganet mengapresiasi langkah cepat Ruangguru yang mengambil tindakan setelah isu tersebut menjadi perhatian publik. Namun, tidak sedikit pula yang mengingatkan agar proses hukum tetap dikedepankan sehingga seluruh fakta dapat terungkap secara objektif.

Hingga saat ini, Selasa (7/7/2026), belum ada pernyataan resmi dari Ghaza terkait dugaan yang dialamatkan kepadanya. Oleh karena itu, informasi mengenai dugaan pelecehan seksual tersebut masih menunggu proses hukum dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Editor : Bahana.
#clash of champions 3 #ruangguru