RADAR PURWOREJO - Bayi bernama Muhammad MBG Subianto mendadak viral di media sosial.
Bayi laki-laki tersebut mencuri perhatian karena diambil dari nama belakang Presiden Prabowo lengkap dengan program besutannya, MBG (makan bergizi gratis).
Asal Usul Bayi Bernama Muhammad MBG Subianto
Bayi laki-laki ini merupakan putra ketiga pasangan Yuharni (41) dan Ambon Yassin, warga Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Baca Juga: Jaga Kondisi Prima, 236 Personel Polres Bantul Jalani Vaksinasi dan Pemeriksaan Kesehatan Gigi
Ia lahir melalui persalinan normal di Puskesmas Sapuran pada Jumat malam, 10 Juli 2026, dengan berat 3,36 kilogram dan panjang 50 sentimeter.
Yuharni mengungkapkan, nama itu merupakan ungkapan syukur atas perubahan hidupnya sejak bekerja di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Agustus 2025 lalu.
"Terima kasih Pak Prabowo Subianto telah mengadakan MBG hingga sukses," ujarnya.
Ia menjelaskan alasan menyematkan nama "Subianto" di bagian belakang nama anaknya karena sebagai penghormatan untuk Presiden RI ke-8 itu.
Makna Nama Subianto pada Bayi MBG
Namun, apa sebenarnya arti nama "Subianto" itu sendiri?
Dalam bahasa Jawa, nama Subianto memiliki arti "baik budi".
Nama ini termasuk kategori nama Jawa klasik yang sering digunakan sebagai nama belakang atau nama tengah.
Mengikuti pola penamaan generasi lampau seperti Romo Subianto, Rudi Subianto, atau yang paling dikenal publik saat ini, Prabowo Subianto.
Menyematkan nama tokoh politik populer ke nama anak sebenarnya bukan hal baru di Indonesia.
Baca Juga: KPK Kembali Sambangi Sukoharjo, Kali Ini Geledah Rumah Istri Kepala BKPAD Tersangka Pemerasan
Fenomena serupa kerap muncul setiap kali seorang tokoh politik sedang naik daun atau punya program yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, sebagai bentuk penghormatan sekaligus harapan agar anak kelak mewarisi semangat atau nasib baik sang tokoh.
Di era sebelumnya, publik juga sempat dihebohkan kasus serupa, seperti bayi yang diberi nama sangat panjang dan tidak biasa atau warga yang menyematkan nama pejabat daerah ke nama anaknya sebagai bentuk kekaguman.
Yang membedakan kasus Muhammad MBG Subianto, penamaan ini punya dua lapis makna sekaligus. Yakni "MBG" sebagai representasi program yang mengubah nasib ekonomi keluarganya dan "Subianto" sebagai simbol penghormatan kepada kepala negara yang menginisiasi program tersebut.
Editor : Meitika Candra Lantiva